KELANA KOTA

Margomulyo Macet Sejak Pagi, Truk Dialihkan ke Kalianak

Laporan Agustina Suminar | Senin, 17 Desember 2018 | 14:52 WIB
Keadaan di Jalan Margomulyo arah Tandes yang sempat macet hingga berhenti total, Senin (17/12/2018). Foto: Moch Chaidir Mulyo‎ via E100
suarasurabaya.net - Puluhan pengguna jalan mengabarkan melalui Radio Suara Surabaya, terjebak kemacetan panjang di Jalan Margomulyo, Surabaya, Senin (17/12/2018).

Kemacetan terpantau terjadi sejak pagi hari, sekitar pukul 09.00 WIB sampai sekitar pukul 14.30 WIB.

"Saya keluar dari Pergudangan Suri Mulia Margomulyo. Sampai 30 menit belum lepas TL Tandes. Kabarnya di Margomulyo dekat tol ada perbaikan jalan. Sudah banyak petugas terutama di putar balik. Kendaraan didominasi truk besar," kata Budi Purwanto, seorang pengguna jalan, pada pukul 14.06 WIB.

AKP Ayip Rizal Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengatakan, untuk menghindari penumpukan kendaraan, pihaknya mengalihkan kendaraan truk yang akan masuk ke Depo ke Kalianak.

Polisi menerjunkan 17 personel yang terdiri dari tujuh anggota tim khusus, delapan personel unit bergerak, berserta dirinya dan satu anggota kanit laka untuk mengatur lalu lintas di sekitar Margomulyo.

"Truk-truk yang masuk ke Depo itu kita sekat, kita buang (alihkan, red) dulu karena yang (kendaraan, red) di Depo itu sudah padat. Ada beberapa lahan kosong kita masukkan lalu, lalu kita putarkan lagi ke Kalianak. Kalau di jalur arah Depo sudah kosong, baru boleh masuk," ujarnya.

"Yang mau turun ke Margomulyo langsung turun ke Kalianak saja. Tapi kalau mau ke Margomulyo juga bisa, ini sudah mulai bergerak," tambahnya.

Sementara, penyebab kemacetan panjang ini, kata Kasatlantas, adalah perbaikan gorong-gorong dan jalan yang belum tuntas.

"Kemacetan panjang di Margomulyo sudah terjadi hampir seminggu ini sehingga pengerjaan akan dipercepat. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak tol yang terkena imbas kemacetan ini," kata dia. (tin/iss)
Editor: Ika Suryani Syarief



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA