KELANA KOTA
Jalan Raya Gubeng Ambles

Kapolda Jatim: Sudah Ada Peringatan Sejak Februari Soal Temuan Rongga-Rongga Air

Laporan Agung Hari Baskoro | Rabu, 19 Desember 2018 | 08:32 WIB
Irjen Pol Luki Hermawan Kapolda Jatim ketika mengunjungi lokasi amblesnya tanah di Jalan Raya Gubeng pada Rabu (19/12/2018) pagi. Foto: Baskoro suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Irjen Pol Luki Hermawan Kapolda Jatim menyebut, sejak bulan Februari 2018, sudah ada peringatan dari tim ahli pembangunan basement RS Siloam terkait temuan rongga-rongga air ketika penggalian.

"Tim ahli (pembangunan Basement RS Siloam) sudah menyarankan agar pembangunan dievaluasi ulang menyusul penemuan itu," kata Kapolda ketika mengunjungi lokasi amblesnya tanah di Jalan Raya Gubeng pada Rabu (19/12/2018) pagi.

Fakta ini ditemukan, setelah Polisi melakukan pemeriksaan 5 orang pada Rabu (19/12/2018) dini hari terkait amblesnya tanah di Jalan Raya Gubeng itu. Pembangunan basement seluas 70 x 70 m dengan kedalaman 19 meter ini baru dikerjakan 11 persen.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui pada Selasa (18/12/2018) ada 29 pekerja yang bertugas. Dari 29 orang ini, pada Sore hari kembali 10 orang, dan malam ada 6 orang yang bertugas mengawasi rongga-rongga air tersebut.

"Kronologisnya, saat dia melakukan pengawasan terhadap rongga air itu, ada suara ledakan, kemudian dia lari ternyata jalanan ambles. Pekerja tadi lalu naik ke atas, dan memberitahu masyarakat untuk tidak lewat jalan itu," ujar Irjen Pol Luki Hermawan.

Terkair kasus ini, polisi akan mengundang tim ahli, baik dari ITS, Basarnas, dan pihak-pihak lain yang terkait unutuk menentukan pihak-pihak yang harus bertanggungjawab. (bas/iss/ipg)

Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.