KELANA KOTA

Pejabat Kemenpora Terjaring OTT, KPK akan Menelusuri Dana Asian Games 2018

Laporan Farid Kusuma | Rabu, 19 Desember 2018 | 15:53 WIB
Agus Rahardjo Ketua KPK memberikan keterangan terkait OTT oknum pejabat Kemenpora, Rabu (19/12/2018), di Kantor KPK, Jakarta Selatan. Foto: Farid suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (18/12/2018) malam, menangkap oknum pejabat Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dan oknum pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta itu dilakukan sesudah ada indikasi terjadinya transaksi suap terkait pencairan dana hibah dari Kemenpora untuk KONI.

Agus Rahardjo Ketua KPK mengatakan, Tim Penindakan KPK masih berupaya menemukan siapa saja pihak yang terlibat. Selain itu, KPK juga menelusuri rangkaian serta aliran dananya.

Menurut Agus, dana hibah Kemenpora tidak cuma sebatas untuk keperluan KONI, tapi ada juga dana untuk Komite Olimpiade Internasional (IOC).


Maka dari itu, tidak menutup kemungkinan KPK menyelisik aliran dana Asian Games 2018 yang dihelat di Jakarta dan Palembang, 18 Agustus sampai 2 September 2018.

"Kami masih mendalami siapa saja yang terlibat, rangkaiannya ke mana? Karena kalau melihat dana Kemenpora bukan hanya dana hibah ke KONI, ada juga untuk IOC. Jadi, kami bisa juga menelusuri dana Asian Games," ujar Ketua KPK, Rabu (19/12/2018), di Gedung KPK, Jakarta Selatan.

Seperti diketahui, kemarin malam KPK menangkap tangan sembilan orang termasuk di antaranya oknum penyelenggara negara yang diduga terlibat praktik korupsi.

Dari lokasi penangkapan, KPK menemukan bukti awal berupa uang sebanyak Rp300 juta, serta sebuah kartu ATM bank yang di rekeningnya berisi uang sekitar seratusan juta rupiah.

Untuk kepentingan pemeriksaan, sembilan orang yang terjaring OTT langsung dibawa ke Kantor KPK.

Rencanaya, nanti malam Pimpinan KPK akan mengumumkan hasil pemeriksaan sekaligus status hukum orang-orang yang tertangkap.

Dengan adanya penindakan hukum di Jakarta ini, KPK tercatat sudah melakukan 29 kali OTT sepanjang tahun 2018. (rid/dim/edy)
Editor: Eddy Prastyo



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA