KELANA KOTA

Bus Mira Jurusan Surabaya-Yogyakarta Terbakar di Caruban

Laporan Iping Supingah | Kamis, 10 Januari 2019 | 11:38 WIB
Bus Mira yang terbakar sedang berusaha diderek oleh petugas. Foto: Antara
suarasurabaya.net - Sebuah Bus Mira bernopol S-7316-US jurusan Surabaya-Yogyakarta terbakar di wilayah Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, yang diduga akibat korsleting kabel di mesin kendaraan setempat.

Adi Susilo suaksi yang juga salah satu penumpang bus, mengatakan aroma bau terbakar sudah tercium kuat saat bus memasuki wilayah Kabupaten Madiun di sekitaran wilayah hutan jati pada Rabu (9/1/2019) malam.

"Waktu itu saya mencium bau sesuatu kebakar di dalam bus. Penumpang samping saya juga merasakan hal sama," ujar Adi kepada wartawan setelah berhasil keluar dari bus, Kamis (10/1/2019) dini hari.

Semakin lama, aroma sesuatu kebakar makin kuat. Sejumlah penumpang sudah mulai panik dan ingin keluar. Namun sempat dicegah oleh kenek bus karena dibilang tidak terjadi apa-apa, dan bus tetap melaju setelah sempat berjalan pelan.

Saat berhenti di traffic light perempatan Masjid Jami Caruban, tiba-tiba muncul asap yang membuat para penumpang panik.

Mengetahui ada asap, para penumpang yang kebanyakan sedang tidur langsung bangun dan turun dari bus. Tak lama setelah itu kemudian muncul api yang membakar bagian depan bus.

"Semua penumpang berhasil dievakuasi sejak mengetahui asap muncul dari depan bus. Spontan saya berteriak agar penumpang keluar bus," kata Hartono sopir bus seperti dilansir Antara

Diperkirakan saat itu Ia membawa sekitar 30 orang penumpang. Beruntung api yang menyala dapat dipadamkan warga yang saat itu sedang berada di warung sekitar lokasi kejadian.

Saat ini, para awak bus tersebut menjalani pemeriksaan di Polsek Mejayan. Sedangkan para penumpang langsung melanjutkan perjalanan dengan bus pengganti.(ant/wil/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 1
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.