KELANA KOTA

Diduga Gunakan GPS Nyelonong Masuk Tol, Dua Pengendara Motor Tewas Kecelakaan

Laporan Ika Suryani Syarief | Sabtu, 12 Januari 2019 | 08:18 WIB
Ilustrasi. Grafis: Purnama suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Kecelakaan terjadi di Tol Waru arah Sidoarjo KM 20.40 pada Jumat (11/1/2019) malam. Sepeda motor Honda Beat bernopol W 4087 UR hilang kendali kemudian menabrak pembatas jalan yang terbuat dari beton.

Bripka Soni Anggota PJR Tol Jatim 2 mengatakan kepada Radio Suara Surabaya pada Sabtu (12/1/2019), ada dua korban jiwa dalam kecelakaan tunggal ini. Pengemudi dan penumpang sepeda motor ini meninggal dunia karena mengalami luka serius di bagian kepala.

Kedua korban atas nama Muhammad Qorik Syamsyudin (20) dan Muhammad Ismu Haji (19). Keduanya adalah warga Dusun Tebel Timur, Desa Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.

"Keduanya dalam perjalanan pulang setelah menghadiri pengajian di Wiyung. Korban masuk ke jalan tol dengan kecepatan tinggi melalui gerbang Waru Utama yang tidak ada portalnya," ujarnya.

Bripka Soni menduga korban masuk tol karena mengikuti GPS. "Berulang kali saya temui kasus sepeda motor masuk tol karena mengikuti GPS," ujarnya kepada suarasurabaya.net.

Kedua jenazah korban sudah dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk selanjutnya dilakukan visum. (wil/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.