KELANA KOTA

Pentingnya Pendidikan Seksual untuk Cegah Perempuan Jadi Korban Prostitusi

Laporan Agung Hari Baskoro | Sabtu, 12 Januari 2019 | 15:02 WIB
Ilustrasi. Grafis: suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Pendidikan seksual perlu diadakan di sekolah-sekolah untuk mencegah perempuan menjadi korban manipulasi jaringan prostitusi. Endah Triwijati Dosen Psikologi Ubaya sekaligus Juru Bicara Jaringan Anti-Kekerasan Seksual Jawa Timur mengatakan, selama ini masyarakat masih cenderung menolak masuknya pendidikan seksual di sekolah.

Padahal, pendidikan seksual dinilai sangat penting untuk mencegah perempuan masuk dalam dunia prostitusi. Menurutnya, semakin pendidikan seksual dijauhkan dari anak-anak terutama perempuan, maka mereka bisa terjebak pada informasi-informasi yang sifatnya bertipu muslihat.

"Dan mereka nggak tahu yang benar gimana dan itu jenis tipu muslihat," ujar Triwi.

Ditengah banyaknya kasus prostitusi yang melibatkan jaringan, ia menyebut pendidikan seksualitas harus diajarkan dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Ia juga menambahkan, jaringan prostitusi selalu bekerja dengan cara memanipulasi atau membohongi korban hingga terjebak dan masuk dunia prostitusi.

Menurut Triwi, prostitusi sudah menjadi semacam industri yang sistematis, dari proses mencari perempuan sebagai pekerja seks hingga menawarkan jasa prostitusi pada para pria hidung belang. Sehingga, perempuan perlu memiliki pemahaman yang baik terutama mengenai cara-cara jaringan prostitusi memanipulasi dan membohongi korban. (bas/tin)


Komentar Anda
Komentar 1
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.