KELANA KOTA

Tiket Kereta Tujuan Jakarta Ludes, KAI Siapkan Kereta Tambahan

Laporan Anggi Widya Permani | Sabtu, 12 Januari 2019 | 17:36 WIB
Ilustrasi. Para penumpang KA Logawa tiba di Stasiun Jember, Selasa (18/12/2018). Foto: Tina suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Tiket kereta api dari Surabaya menuju Jakarta, untuk keberangkatan, Minggu (13/1/2019) besok, ludes terjual. Tiket terpantau habis sejak Jumat (11/1/2019) kemarin.

Suprapto Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya mengatakan, pihaknya akan menyiapkan kereta api tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Kereta api yang dioperasikan yaitu KA Sembrani Tambahan relasi Stasiun Pasar Turi - Stasiun Gambir.

"Kereta api tambahan ini akan beroperasi selama 1 hari saja, yaitu Minggu (13/1/2019). Ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Karena seluruh tiket reguler tujuan Jakarta sudah habis sejak Jumat kemarin," kata Suprapto, saat dihubungi suarasurabaya.net, Sabtu (12/1/2019).

Kereta api tambahan ini, lanjut dia, membawa rangkaian sembilan gerbong kereta kelas eksekutif. Setiap gerbong kereta memiliki kapasitas 50 tempat duduk. Untuk total daya kapasitas KA Sembrani Tambahan ini berjumlah 450 tempat duduk setiap perjalanannya.


"Tiket sudah bisa dipesan mulai tadi malam. Harganya Rp 600.000. KA Sembrani tambahan ini, berangkat dari Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 20:30 WIB, dan tiba di Stasiun Gambir pukul 06:42 WIB," jelasnya.

Lebih lanjut, Suprapto mengatakan ada dua kemungkinan yang memicu lonjakan penumpang pada Minggu (13/1/2019).

Pertama, banyaknya masyarakat yang tidak bisa berlibur pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) kemarin. Sehingga, mereka baru memanfaatkannya pasca Nataru.

Kedua, banyak masyarakat yang mulai kembali ke Jakarta karena pada Senin (14/1/2019), sudah mulai bekerja seperti biasanya.

"Mungkin ada masyarakat yang kemarin tidak sempat libur, baru bisanya setelah masa Natal dan Tahun Baru selesai. Tepat Minggu besok, mereka sudah mulai balik ke Jakarta. Karena kan Senin itu waktunya orang kembali beraktivitas atau bekerja," kata dia. (ang/tin)
Editor: Zumrotul Abidin



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.