KELANA KOTA

Pembunuhan Ester Pengusaha Laundry Terungkap, Pelaku Mantan Karyawan

Laporan Anggi Widya Permani | Jumat, 18 Januari 2019 | 15:23 WIB
Pelaku pembunuhan Ester Lilik Wahyuni (51) pengusaha laundry. Kedua pelaku berinisial SR (19) dan MA (20), keduanya warga Bawean, Gresik. Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Polisi akhirnya menangkap pelaku pembunuhan Ester Lilik Wahyuni (51) pengusaha laundry di Jalan Simpang Darmo Permai, Surabaya. Di mana jenazah korban ditemukan di dalam tong plastik dan terbungkus sprei, di Jalan Raya Romokalisari, Surabaya, Kamis (17/1/2019) pagi.

Kombes Pol Rudi Setiawan Kapolrestabes Surabaya mengatakan, pihaknya menangkap dua pelaku yang tak lain adalah mantan karyawan di tempat laundry milik korban. Pelaku berinisial SR (19) dan MA (20), keduanya warga Bawean, Gresik.

"Kami berhasil mengidentifikasi pelaku saat olah TKP kemarin dan langsung melakukan pengejaran. Ada dua pelakunya, yang keduanya ditangkap di Bawean, Gresik," kata Rudi, Jumat (18/1/2019).


Tong plastik, barang bukti pembunuhan Ester Lilik Wahyuni (51) pengusaha laundry. Foto: Anggi suarasurabaya.net

Rudi mengatakan, pembunuhan ini terjadi pada Senin (14/1/2019), di Ruko Laundry, Jalan Simpang Darmo Permai, Tandes Surabaya. Kedua pelaku tega membunuh korban dengan cara memukul, dan mencekik leher korban hingga lemas tidak berdaya

Setelah itu, mereka mengikat kaki dan tangan korban. Lalu, membungkusnya dengan sprei dan memasukkannya ke dalam tong plastik. Usai membunuhnya, pelaku membuang korban di TKP, pada Selasa (15/1/2019 sekitar pukul 02.00 WIB, dengan menggunakan sepeda motor.


Barang bukti pembunuhan Ester Lilik Wahyuni (51) pengusaha laundry. Foto: Anggi suarasurabaya.net

"Keterangan dari tersangka, mereka membunuhnya tidak menggunakan senjata tajam. Tetapi dengan kekerasan, yaitu dipukul lalu mencekik lehernya. Korban lemas, lalu diikat dan dibungkus sprei. Terus dimasukkan ke tong. Jadi saat dibungkus itu, keadaan korban masih bernapas," kata Rudi.

Mayat korban ditemukan pada Kamis (18/1/2018) pagi di Jalan Raya Romokalisari, Surabaya. Korban ditemukan dengan keadaan mengenaskan, yaitu tubuh terikat tali dan sudah dipenuhi oleh belatung.

Berdasarkan hasil penyelidikan di TKP, polisi mulai menemukan titik terang. Tidak lama dari penemuan mayat itu, akhirnya polisi berhasil menangkap dua pelaku pembunuhan pada Jumat (18/1/2019) pagi. Saat penangkapan itu, polisi terpaksa menembak kedua kaki pelaku karena berusaha melarikan diri. (ang/iss/ipg)

Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.