KELANA KOTA

Banjir Bandang Terjang Empat Wilayah di Mojokerto

Laporan Zumrotul Abidin | Jumat, 18 Januari 2019 | 22:49 WIB
Kondisi Banjir Bandang di Mojokerto. Foto: Fuad Maja FM
suarasurabaya.net - Banjir bandang dan tanah longsor menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (18/1/2019) malam. Akibat bencana tersebut, rumah warga ambruk, dan sejumlah akses jalan terputus.

Tak hanya merendam Rumah Sakit Kusta (RSK) Sumber Glagah, di Desa Sumber Glagah, Kecamatan Pacet, banjir bandang juga menerjang wilayah Desa Kertosari, Kecamatan Jatirejo.

Muhammad Zaini Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto kepada Fuad reporter Maja FM mengatakan, ada empat titik banjir bandang maupun tanah longsor yang terjadi petang tadi.

Rinciannya, dua titik longsor terjadi di Desa Wotanmas Jedong, Kecamatan Ngoro. Di lokasi ini, longsor membuat dua teras rumah warga rusak parah. Bahkan dua motor warga dan ternak hanyut.


Selain longsor, banjir juga menerjang wilayah tersebut. Hal itu membuat akses menuju kawasan Ngoro Industri Persada (NIP) lumpuh. lantaran tertutup batu besar dan tanah longsor.

Kemudian, lokasi longsor kedua di Desa Seloliman, Kecamatan Trawas. Longsor menutup akses yang menghubungkan kecamatan Trawas dan Pacet. Sementara banjir bandang terjadi di wilayah Desa Kertosari, Kutorejo. Akibatnya satu rumah hanyut.

Zaini memastikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. "Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," katanya saat ditemui di lokasi longsor di Desa Wotanmas Jedong, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Banjir bandang dan tanah longsor ini, lanjut Zaini, dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sore tadi. Kendati hanya berdurasi 30 menit, namun tanah yang gembur membuat terjadinya longsor.

"Adanya retakan pasca terbakar beberapa waktu lalu, membuat tanah menjadi longsor," jelasnya.

Pihaknya pun sudah mengambil langkah penanganan darurat pasca bencana tersebut. Malam ini juga, proses evakuasi material longsor akan dilakukan petugas gabungan dari berbagai unsur.

"Hari ini kita adakan penanganan darurat. Dinas PUPR tadi saya kontak, katanya juga sudah siap menerjunkan alat berat," katanya. (fad/bid)


Komentar Anda
Komentar 1
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.