KELANA KOTA

Warga Bojonegoro Diimbau Waspadai Angin Kencang

Laporan Ika Suryani Syarief | Selasa, 22 Januari 2019 | 16:16 WIB
Ilustrasi. Grafis: Gana suarasurabaya.net.
suarasurabaya.net - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Jawa Timur, mewaspadai angin kencang disertai petir yang berpotensi menimbulkan kerusakan permukiman warga dan korban manusia selama Februari 2019.

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian angin kencang disertai petir yang terjadi beberapa hari terakhir. Tapi, ada sejumlah rumah roboh, juga rusak, termasuk sejumlah pohon roboh," kata Eko Susanto Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bojonegoro di Bojonegoro, dilansir Antara Selasa (22/1/2019).

Sesuai prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangploso, Malang, angin kencang disertai petir terjadi sejak dua pekan lalu sampai pekan kedua Februari.

"Kami juga minta masyarakat mewaspadai angin kencang disertai petir yang berpeluang terjadi sampai Februari," ucapnya.

Ia memberikan, gambaran dalam kejadian angin kencang disertai petir yang datang bersamaan hujan deras sehari lalu (21/1/2019) mengakibatkan beberapa rumah dan sejumlah pohon roboh. Pohon yang roboh itu lokasinya ada yang di pekarangan rumah warga, seperti di Desa Simbatan, Kecamatan Kanor.

"Kalau pohon roboh di rumah warga ya tidak harus memanggil BPBD untuk memotongnya. Tapi, kalau pohon yang roboh di tempat umum menjadi tugas BPBD untuk membersihkan," ucapnya.

Selain itu, satu pohon roboh di Desa Piyak, Kecamatan Kanor, dua pohon di Desa Pasinan, Kecamatan Baureno, satu pohon di Desa Ngunut, Kecamatan Dander, satu pohon di depan Pendopo Kabupaten dan satu pohon di Desa Sukorejo, Kecamatan Kota.

Bersamaan dengan itu menara tower untuk mendukung jaringan internet perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik di kantor Kecamatan Kalitidu juga patah diterjang angin kencang dan menimpa ruangan camat.

Tidak hanya itu, angin kencang juga mengakibatkan sebuah rumah milik Sadimin di Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, roboh dan teras rumah Mukayat (58) di Desa Mulyorejo, Kecamatan Balen, rusak tertimpa pohon roboh. (ant/wil)
Editor: Ika Suryani Syarief



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.