KELANA KOTA

Banjir Mulai Surut, Sore Hujan Lagi, Lokasi-Lokasi Ini Masih Tergenang

Laporan Denza Perdana | Selasa, 22 Januari 2019 | 19:26 WIB
Banjir yang menggenangi Perumahan Griyo Mapan Sentosa, Kecamatan Waru Sidoarjo, Selasa (22/1/2019) siang. Foto: Denza suarasurabaya.net.
suarasurabaya.net - Banjir di Sidoarjo pada Selasa (22/1/2019) siang sudah mulai surut setelah beberapa wilayah menggenangi beberapa lokasi sejak Minggu (20/1/2019) malam.

Namun, menjelang sore hujan yang cukup lebat kembali mengguyur. Akibatnya, beberapa lokasi kembali tergenang. Salah satunya di Perumahan Griyo Mapan Sentosa, kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Air yang menggenang di jalan perumahan, yang mana Selasa siang terpantau mulai surut, pascahujan kembali meninggi. Beberapa pengendara sepeda motor ragu-ragu melintasi jalan perumahan.

Terutama di jalur arah keluar perumahan, air menggenang cukup tinggi dan jalan berlubang di beberapa titik. Beberapa pengendara motor memilih melawan arus untuk keluar perumahan.

Ferdian, salah seorang warga setempat mengatakan, banjir di Perum Griyo Mapan Sentosa terjadi sejak Minggu malam ketika hujan lebat, mengakibatkan Jalan Raya Juanda banjir.

"Hujan lagi, bakalan tinggi lagi, nih, airnya. Kata orang-orang sih ini karena saluran selokannya yang enggak lancar. Enggak tahu juga apa penyebabnya," ujarnya.

Feny Phitri warga perumahan yang membagikan video banjir di perumahan tersebut di Facebook e100 Selasa pagi menyatakan, banjir seperti yang terjadi tiga hari ini baru pertama kali terjadi di Perumahan Griyo Mapan Sentosa.

"Maaf, ini video kemarin. Tapi sampai sekarang (Selasa pagi) airnya belum surut. Baru pertama Griyo Mapan Sentosa banjir seperti ini," ujar Feny dalam unggahannya.

Sementara, Perumahan Wisma Tropodo yang kemarin sempat digenangi banjir pada Selasa sore terpantau sudah surut. Genangan masih terjadi di beberapa titik di Perumahan Kepuh Permai.

Di lokasi lain di Sidoarjo, genangan masih terjadi di Desa Pesawahan, Kecamatan Porong, Sidoarjo. Di lokasi ini, pada Selasa siang, dilaporkan ketinggian air masih sekitar 20 cm.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Mochammad Mundzir Ketua BPD Desa Pesawahan, Porong Sidoarjo. Banjir terjadi justru di depan Balai Desa Pesawahan, serta di depan Sekolah Negeri Pesawahan.

"Ketinggian air bervariasi. Di depan balai desa air setinggi 20 cm, di depan sekolah air setinggi 40 - 50 cm. Tapi genangan ini tak menggangu aktifitas warga," ujarnya.

Aktivitas masih berlangsung baik di balai desa maupun sekolah.

"Banyak siswa yang jalan atau pulang dari sekolah sambil mencopot sepatunya," lanjutnya

Karsono, Kabid Pencegahan BPBD Sidoarjo ketika dihubungi Selasa siang mengatakan, sejumlah lokasi di Gedangan yang terpantau banjir sudah mulai surut.

"Beberapa desa yang kemarin tergenang banjir seperti di Keboansikep, Jalan Raya Juanda juga sudah surut. Laporan yang masuk, Perumahan Taman Surya Wage masih tergenang," katanya.

Karsono enggan menyebutkan, karena apa perumahan di Wage itu masih tergenang. Padahal, kata dia, beberapa wilayah di Timur seperti di kawasan Sedati dan Tropodo sudah mulai surut.

"Ini bukan wewenang saya. Kami hanya melakukan pendataan dan penanganan di lokasi banjir yang memang berpotensi genangan tinggi seperti di Keboansikep yang sekarang sudah surut," ujarnya.

Kompol Fahrian Saleh Siregar Kasatlantas Polresta Sidoarjo mengatakan, arus lalu lintas di kawasan Desa Siring, Porong, di akses utama Surabaya-Malang sudah mulai dilintasi pengendara.

Hanya saja, pengendara, pada Selasa sore, baru bisa menggunakan satu jalur saja arah Surabaya-Malang. Arah sebaliknya dilaporkan masih tergenang banjir dan belum bisa dilewati kendaraan.

"Jalur Malang-Surabaya di Porong masih tergenang air dengan ketinggian 20 cm sepanjang 250 meter. Pengendara roda dua maupun roda empat hanya bisa melintasi satu jalur," katanya. (den/wil)
Editor: Ika Suryani Syarief



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA