KELANA KOTA

Jl. Tunjungan Spot Menarik Buat Beginner Photograper

Laporan J. Totok Sumarno | Rabu, 17 Mei 2017 | 21:20 WIB
Aktivitas fotografi di sepanjang trotoar Jl. Tunjungan. Foto: Kimmesem.blogspot.com
suarasurabaya.net - Maraknya lampu dan bersihnya kawasan Jl. Tunjungan, Surabaya ternyata saat ini jadi pilihan para penghobby fotografi khususnya buat mereka para pemula atau beginner photograper.

Hampir setiap malam, kawasan sepanjang Jl. Tunjungan tak pernah sepi dari aktivitas anak-anak muda yang mondar-mandir diatas trotoar khususnya sisi kanan jalan. Mereka rata-rata menenteng kamera, mulai dari yang SLR atau sekedar android.

"Biasanya kawan-kawan yang mau belajar motret, ngumpul di sini. Bisa eksplor apa saja disini. Kadang-kadang juga ada kelompok fotografer yang bawa model. Sambil lihat kawan-kawan bisa nanya-nanya, belajar gitu sambil lihat," kata Dimas Raditya mahasiswa Komunikasi.

Dimas yang memang suka fotografi, beberapa kali memilih memotret kawan-kawannya di spot jalan Tunjungan ini. "Murah, meriah, banyak tantangannya. Lampu-lampu mobil itu juga jadi tantangan kalau cerdik bisa jadi lampu-lampu itu bikin foto asssiiikk hasilnya," ujar Dimas.


Beda Dimas, beda pula Rizky Samuel yang memang baru saja menggemari seni melukis dengan cahaya ini. Menurut Rizky, ada banyak tempat buat foto. Tapi kawasan Jl. Tunjungan lebih menarik sekaligus bisa buat belajar fotografi.

"Kadang ketemu kawan-kawan sesama suka fotografi. Bisa diskusi sambil belajar langsung praktek. Apalagi sekarang lampu-lampunya bikin tambah semarak dan indah kalau malam hari. Pokoknya senang kalau motret di Jl. Tunjungan," ujar Rizky.

Saat malam tiba, kawasan Jl. Tunjungan memang jadi semarak dengan aneka lampu warna-warni yang dipasang di tengah jalan maupun di sekitaran trotoar jalan. Belum lagi bangunan-bangunan kuno di beberapa spot yang menjadikan kawasan itu menjadi makin indah.

Trisnadi Marjan fotofgrafer sebuah kantor berita asing yang bertugas di Surabaya mengatakan bahwa satu diantara tugas fotografer adalah menghasilkan karya yang indah dan menarik.

"Satu diantara yang bisa dilakukan adalah terus berlatih. Dan spot Jl. Tunjungan cocok untuk berlatih memotret," tutur Trisnadi Marjan pada suarasurabaya.net, Rabu (17/5/2017).

Sekadar diketahui, di Jalan Tunjungan ini akan digelar Surabaya Urban Culture Festival (SUCF) 2017 persembahan Suara Surabaya Media bekerjasama dengan Pemkot Surabaya dan Polrestabes Surabaya. SUCF yang digelar kelima kalinya dilaksanakan Minggu, 21 Mei 2017 pukul 15.00-22.00 WIB. Ini sekaligus untuk menyemarakkan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-724.

Tema SUCF 2017 kali ini: Tunjungan Awake. Sesuai tema, festival budaya urban Surabaya ini berupaya membangkitkan Tunjungan sebagai bagian dari sejarah Surabaya. Kata Awake dalam bahasa Inggris berarti "bangun." Sebuah spirit kebangkitan. Sedangkan dalam Bahasa Jawa, kata itu berarti "tubuhnya," yang merujuk pada Tunjungan sebagai bagian tubuh Kota Surabaya.

SUCF 2017 berupaya mengajak kaum urban di Surabaya untuk bangkit dengan ide-ide kreatif, lalu mengaplikasikannya sebagai bagian dari kegiatan sosial dan ekonomi di Surabaya, di tengah era Milenial(tok/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.