KELANA KOTA

Masalah Cadar, Ketua Muhammadiyah Jatim: Energi Kita Habis Kalau Mengurusi Hal Kecil

Laporan Zumrotul Abidin | Rabu, 07 Maret 2018 | 14:22 WIB
suarasurabaya.net - Dr M. Sa'ad Ibrahim Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim tidak memberikan komentar terkait perhatian khusus perguruan tinggi terhadap mahasiswi bercadar.

"Saya kira kita kehabisan energi kalau mengurusi hal-hal kecil begitu," ujarnya kepada suarasurabaya.net, Rabu (7/3/2018).

Menurut Saad, Muhammadiyah akan berfikir yang lebih besar tentang kemajuan umat dan bangsa ini terutama dalam bidang kesehatan dan pendidikan. Muhammadiyah terus berfikir mengembangkan amal usaha rumah sakit dan sekolah untuk masyarakat.

"Muhammadiyah lebih berfikir bagaimana membangun amal usaha seperti rumah sakit di sektor kesehatan dan sekolah di sektor pendidikan," katanya.


Menurut Sa'ad, fenomena larangan bercadar yang tengah ramai diperbincangkan itu merupakan masalah yang terlalu kecil.

"Saya kira urusan kita itu sangat besar, nanti energi bangsa ini akan habis kalau ngurusi masalah kecil seperti ini," katanya.

Sekadar diketahui, beberapa Perguruan Tinggi Negeri telah melarang mahasiswi mengenakan cadar saat belajar di kampus. Di Surabaya, UINSA dan UNAIR akan melakukan konseling bagi mahasiswi yang mengenakan cadar. (bid/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.