KELANA KOTA

Kota Surabaya Melesat ke Tiga Besar Guangzhou International Award 2018

Laporan Agustina Suminar | Senin, 26 November 2018 | 10:40 WIB
Salah satu kegiatan pemilahan sampah di Pusat Daur Ulang, Jambangan, Surabaya, Sabtu (14/4/2018). Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Kota Surabaya pada Senin (26/11/2018) pukul 10.00 WIB, sementara ini bertengger di peringkat 3 dalam ajang penghargaan Guangzhou International Award 2018 dalam kategori Urban Innovation atau Inovasi Perkotaan.

Berdasarkan pantauan dari suarasurabaya.net, hasil sementara ini melesat jauh dari peringkat sebelumnya, Minggu (25/11/2018) pagi, yang berada di posisi 9. Dengan perolehan 67.142 vote, Kota Surabaya menyisihkan kota-kota besar lain di dunia seperti Sydney, Milan, Utrecht dan New York.

Dalam ajang ini, Surabaya mengangkat tema partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup khususnya dalam mengelola sampah dan limbah rumah tangga. Kepedulian masyarakat mulai dari kampung per kampung inilah yang menjadi perhatian khusus penyelenggara sehingga memasukkan Kota Surabaya sebagai nominator.

Dalam ulasan yang dilansir vote.guangzhouaward.org, penyelenggara terkesan dengan cara masyarakat dalam mengelola limbah 3R serta komitmen yang kuat dari masyarakat dan pemerintah kota untuk mengadopsi praktik dan teknologi internasional dalam menciptakan sistem pengelolaan limbah secara ekonomi. Penyelenggara juga terkesan dengan kemampuan warga yang menjalankan sistem pembayaran menggunakan botol plastik tidak terpakai.


Saat ini, Surabaya menyisakan dua kota lain, yakni Yiwu dan Wuhan yang berasal dari China, yang saat ini berada di peringkat 1 dan peringkat 2.

Yiwu adalah kota di China dengan menerapkan beberapa strategi untuk mempromosikan produk lokal diantara persaingan produk-produk asing dalam berbagai program. Sedangkan kota Wuhan melakukan pengelolaan sampah dengan mengubah salah satu tempat pembuangan sampah terbesar di Asia, Jinkou Landfill di Wuhan, menjadi taman rekreasi dan taman ekologi.

Anda bisa klik di sini, untuk menyalurkan suara untuk Surabaya. Sesuai ketentuan yang ada, setiap voting mengharuskan voters memilih tiga kota. Sehingga untuk memenangkan Kota Surabaya, Muhammad Fikser Kabag Humas Pemkot Surabaya memberikan trik untuk memilih dua kota yang memiliki peringkat di bawah Kota Surabaya.

Voting ini akan terus dibuka hingga 5 Desember 2018 mendatang. Bagi 5 besar kota dengan voting tertinggi akan melakukan presentasi di Guangzhou, China, untuk menjelaskan inovasi kota masing-masing.(tin)


Komentar Anda
Komentar 1
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.