KELANA KOTA

Pemkab Mojokerto Mulai Distribusikan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang

Laporan Agustina Suminar | Sabtu, 19 Januari 2019 | 13:52 WIB
Bantuan yang akan didistribusikan oleh Pemkab Mojokerto untuk korban banjir bandang. Foto: Fuad Radio Maja FM.
suarasurabaya.net - Pasca banjir bandang yang menerjang empat wilayah di Kabupaten Mojokerto pada Jumat (18/1/2019) malam, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto mulai mendistribusikan bantuan kepada korban yang terdampak banjir bandang.

Laporan Fuad dari Maja FM kepada suarasurabaya.net, Abdul Shokib Kasi Perlindungan Sosial dan Bencana Dinsos Mojokerto mengatakan, bantuan diberikan kepada 15 KK warga Dusun Jatisari, Desa Gedangan, Kecamatan Kutorejo yang terdampak banjir bandang dan menghanyutkan empat rumah serta mobil.

"Bantuan ini berupa sembako, matras, selimut, pakaian layak, dan tenda gulung yang terbuat dari terpal bagi rumah warga yang hilang di terjang banjir bandang," katanya.

Shokib menambahkan, selain di Kecamatan Kutorejo, Dinsos juga akan memberikan bantuan yang sama di beberapa kecamatan yang terdampak. Seperti di Kecamatan Pacet dan Bangsal yang kemarin malam terendam banjir hingga setinggi dada orang dewasa.


"Untuk Kecamatan Ngoro, karna hanya longsor batu tidak sampai ada korban jiwa atau terdampak parah, untuk sementara ini hanya tiga kecamatan yang kita beri bantuan," tuturnya usai memberikan bantuan kepada warga Jatisari di lokasi banjir.

Sementara itu, Ngatimah (40) salah seorang pemilik rumah menuturkan, karena rumah miliknya tak tersisa akibat di terjang banjir, dirinya bersama keluarga akan berada di rumah saudaranya yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya untuk sementara. Ngatimah menjelaskan, air datang dari selatan setinggi perut orang dewasa.

"Saya di rumah empat orang, kedua orang tua saya di sebelah dijemput adik. Rumah habis semua, alhamdulilah semua bisa keluar meski tidak sempat menyelamatkan barang," ungkapnya.

Ngatimah menjelaskan, sebelumnya pernah terjadi banjir serupa namun tidak separah kemarin, banjir kali ini adalah yang terparah sejak 15 tahun Ia tinggal di Dusun Jatisari, Desa Gedangan.

Meski begitu, Ia dan keluarga mengaku bersyukur Pemkab Mojokerto sudah menyalurkan bantuan dengan cepat.

"Ini bantuan pertama yang kami terima, kami bersyukur dengan bantuan yang kita terima ini. Meskipun tidak ada barang-barang yang bisa diselamatkan tapi alhamdulillah semua bisa menyematkan diri," pungkasnya. (wil/bid)
Editor: Zumrotul Abidin



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.