KELANA KOTA

Tolak Berkomentar, Mulan Jameela Sambangi Ahmad Dhani di Medaeng

Laporan J. Totok Sumarno | Senin, 11 Februari 2019 | 11:00 WIB
Mulan Jameela artis, istri Ahmad Dhani saat mendatangi Rutan kelas I Medaeng mengunjungi suaminya, Senin (11/2/2019). Foto: Totok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Mengenakan baju syar'i warna biru muda, Mulan Jameela artis yang juga istri Ahmad Dhani, Senin (11/2/2019) menolak berkomentar dan menjawab pertanyaan awak media saat berkunjung ke Rutan kelas I Medaeng, tempat Ahmad Dhani menjalani hukuman.

Bersama rombongannya, sekitar 7 orang, Mulan langsung berjalan menuju pintu gerbang rumah tahanan sambil menundukkan kepala dengan sesekali membetulkan kain di keningnya.

Awak media yang sudah menunggu kedatangan Mulan sejak sebelum pukul 08.00, langsung bergerak maju, merangsek pengawalan beberapa orang bertubuh kekar yang mengelilingi Mulan.

"Mbak Mulan, Mbak Mulan apa kabar? Bagaimana mbak kabarnya? Apa nih yang mau disampaikan ke Mas Dhani?" ujar satu diantara awak media berharap jawaban dari bibir Mulan Jameela.

Ternyata, sedikitpun bibir Mulan tak bersuara. Bahkan melihatpun ke arah para awak media, tidak. Penyanyi yang sekaligus berada dibawah manajemen Ahmad Dhani itu, langsung bergegas menuju pintu gerbang rutan.

Sebelumnya, rombongan Mulan Jameela sempat mencoba langsung masuk ke rutan kelas I Medaeng, tetapi tak sampai 5 menit rombongan, termasuk Mulan Jameela kembali ke dalam mobil sedan Mercedes hitam yang dinaikinya.

"Kayaknya tadi itu pas belum jam kunjung, makanya ditolak dan kembali ke mobil masing-masing menunggu jam berkunjung. Keluar dari mobil, jalan ke gerbang rutan, gak lama balik ke mobil lagi," kata Djoko satu diantara petugas jaga Rutan kelas I Medaeng.

Ahmad Dhani diganjar hukuman penjara di Rutan Medaeng terkait ujaran kebencian beberapa waktu lalu di media sosial.(tok/dwi/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.