KELANA KOTA

KPU Mengklaim Persiapan Debat Capres Kedua Sudah 90 Persen

Laporan Farid Kusuma | Senin, 11 Februari 2019 | 12:00 WIB
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (ketiga kiri) dan Ma'ruf Amin (kiri) bersalaman dengan pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) dan Sandiaga Uno (kanan) usai Debat Pertama Capres & Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). Foto: Antara
suarasurabaya.net - Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah mempersiapkan diri menggelar debat calon presiden jilid kedua, sebagai rangkaian dari proses pemilihan presiden tahun 2019.

Pramono Ubaid Tanthowi Komisioner KPU mengatakan, persiapan debat antara Joko Widodo calon presiden nomor urut 01 dan Prabowo Subianto calon presiden nomor urut 02, sudah sekitar 90 persen.

Kesiapan itu menyangkut urusan tim panelis, moderator, daftar pertanyaan, teknis penyelenggaraan serta pengamanan.

"Sampai hari ini kira-kira sudah 90 persen kesiapan KPU. Kesiapan itu termasuk tim panelis, moderator, daftar pertanyaan, teknis penyelenggaraan, pengamanan, dan lain sebagainya," ujarnya di Kantor KPU Pusat, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/2/2019).


Terkait format debat, Pramono menjelaskan dari enam segmen, segmen dua sampai segmen lima berbentuk dialog, sehingga ada ruang untuk tiap capres saling bertanya.

KPU menyerahkan pertanyaan yang akan diajukan kepada masing-masing capres. Pertanyaan itu bisa terkait isu aktual, hal-hal teknis, dan sebagainya, sepanjang tidak keluar dari tema di setiap segmen.

Sekadar diketahui, debat kedua jelang pilpres 2019 akan digelar di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Minggu 17 Februari 2019 malam.

Debat kedua merupakan debat antarcapres periode 2019-2024, dengan tema energi, pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur.

Nantinya, debat antara Joko Widodo versus Prabowo Subianto akan dipandu oleh Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki selaku moderator. (rid/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.