KELANA KOTA

Overload dan Tidak Layak, Ahmad Dhani Ingin Perjuangkan Kepentingan Penghuni Rutan

Laporan Ika Suryani Syarief | Senin, 11 Februari 2019 | 15:13 WIB
Bambang Haryo Soekartono Anggota Komisi III DPR RI. Foto: Wilys untuk suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Bambang Haryo Soekartono Anggota Komisi III DPR RI mengatakan, Ahmad Dhani dalam kondisi yang baik di dalam rutan dan bersemangat untuk memperjuangkan demokrasi.

"Mas Dhani dalam kondisi sehat, beliau sangat semangat, teguh dan betul-betul bersemangat untuk memperjuangkan demokrasi," katanya sesaat setelah menjenguk Ahmad Dhani Prasetyo tersangka kasus ujaran kebencian, di Rutan Kelas 1 Surabaya, Jalan Letjen Sutoyo, Medaeng, Sidoarjo, Senin (11/2/2019).

Menurutnya, vonis 30 hari yang ditetapkan kepada Dhani itu sesuatu yang tidak lazim. Karena vonis sebenarnya harus dilakukan setelah inkracht. Hal ini, kata Bambang, tidak boleh terjadi di Indonesia. Diharapkan adanya suatu peninjauan ulang terutama terkait demokrasi kerakyatan semacam ini.

Satu lagi, lanjut dia, Dhani menitip pesan bahwa sekarang dirinya bisa mengetahui semua permasalahan yang ada di dalam rutan. Dan ia sangat ingin memperjuangkan kepentingan penghuni rutan, di mana tempat tersebut sudah overload dan tidak layak.


"Bukan Dhani ingin diperlakukan lebih dari itu, tapi dia bisa merasakan sekarang ini dan ingin memperjuangkan semua yang ada di lapas. Di mana mereka juga mempunyai keluarga dan ingin diperlakukan dengan manusiawi," ungkapnya.


Didik Darmadi Ketua Tim Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Provinsi Jatim dan Ustadz Abu Taqy (berkacamata). Foto: Wilys untuk suarasurabaya.net

Ustadz Abu Taqy sahabat kecil Ahmad Dhani juga memberikan keterangan kepada wartawan pasca keluar dari rutan untuk menjenguk Dhani. Ia menyebut, Dhani di dalam rutan dalam kondisi baik, sehat, dan lebih tenang. Punggawa band legendaris Indonesia Dewa 19 itu juga sudah siap untuk menghadapi sidang lanjutan kasusnya, Selasa (12/2/2019).

"Kalau persiapan secara keagamaan kami sudah bicarakan tadi, kalau kesehatan sudah, kalau secara hukum sebaiknya berbicara dengan tim hukum," kata Taqy yang juga pernah bermain band bersama Dhani sebelum dirinya berhijrah.

Didik Darmadi Ketua Tim Badan Pemenangan Prabowo-Sandi Provinsi Jatim juga datang menjenguk Dhani bersama dengan Abu Taqy. Ia menyayangkan kasus yang menimpa Ahmad Dhani, menurutnya cuitan yang dilontarkan di akun Twitter pribadi Dhani adalah kasus yang sepele.

"Padahal ada yang lebih parah kan, bahkan ujaran kebencian kepada Presiden. Kenapa mereka tidak ditangkap oleh polisi? Jangan hanya yang ecek-ecek begini dan gara-gara pasal karet mas Dhani harus jadi korbannya. Tapi insyaAllah mas Dhani di dalam (rutan, red) sabar, ikhlas dan titip salam untuk teman-teman dan dia akan terus berjuang, semoga jadi barokah," kata Didik setelah keluar dari rutan. (wil/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.