KELANA KOTA

Rektor Unair: PR Utama Khofifah Pembangunan Manusia Jawa Timur

Laporan Denza Perdana | Senin, 11 Februari 2019 | 15:26 WIB
Prof. Dr. Mohammad Nasih Rektor Universitas Airlangga Surabaya di Rektorat Unair Kampus C, Senin (11/2/2019). Foto: Humas Unair
suarasurabaya.net - Prof. Dr. Mohammad Nasih Rektor Universitas Airlangga Surabaya mengatakan, ada pekerjaan utama yang harus menjadi prioritas Khofifah Indar Parawansa selaku Gubernur Jawa Timur terpilih yang akan dilantik lusa, Rabu (13/2/2019).

"Saya melihat ada beberapa hal yang perlu diselesaikan Bu Khofifah. Terutama ada dua hal yang intinya jadi satu, yakni pembangunan manusia Jawa Timur," ujarnya di Rektorat Unair Kampus C, Senin (11/2/2019).

Dua hal utama itu adalah pendidikan dan kesehatan yang menyokong pembangunan manusia di Jawa Timur. Yang mana, masih ada beberapa daerah dengan indeks pembangunan manusia (IPM) yang cukup rendah.

"Kita tahu, yang masih nyantol IPM-nya di Madura. Kesejahteraan itu ditentukan dua hal: kesehatan dan pendidikan. Saya kira, dua ini yang perlu segera diselesaikan Bu Khofifah, sehingga menjadi modal pembangunan ke depan," katanya.

Dia mengatakan, bila dua hal ini dientaskan dalam arti sebenar-benarnya maka Jawa Timur akan bisa bersaing dengan Provinsi lain di Indonesia, bahkan dengan provinsi-provinsi lain di dunia.

"Bagaimana bisa bersaing kalau masyarakatnya masih sakit-sakitan. Masih banyak stunting, misalnya. Jadi kesehatan dan pendidikan itulah yang harus terentaskan dulu," ujarnya.

Dalam hal birokrasi, dia berharap kepemimpinan Khofifah nanti akan menjadikan proses birokrasi di Jawa Timur menjadi lebih baik lagi dan mampu bersinergi dengan dunia pendidikan.

Tidak ada harapan khusus darinya sebagai seorang akademisi. Sebab, kata dia, tujuan utama dunia akademik di Jawa Timur sama dengan pemerintah. Yakni untuk menyejahterakan masyarakat.

"Bagi kami sebagai akademisi, pengungkit kemajuan itu tidak lagi bertumpu pada natural resource tapi pada manusia yang otaknya sangat kreatif dan inovatif. Kalau manusianya terselesaikan, beres, tidak ada masalah dengan Jawa Timur," katanya.(den/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.