KELANA KOTA

28 Kios Pasar Kilometer Perak Dilalap Api

Laporan Anggi Widya Permani | Senin, 11 Februari 2019 | 17:45 WIB
Kios-kios Pasar Kilometer, Perak Barat, Surabaya, yang terbakar, Senin (11/2/2019). Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Kebakaran terjadi di Pasar Kilometer, Perak Barat, Surabaya, Senin (11/2/2019) sekitar pukul 16.00 WIB. AKP Mellysa Amalia Kapolsek Pabean Cantikan mengatakan, berdasarkan keterangan dari salah satu saksi, api pertama kali muncul dari satu kios.

Diduga, api tersebut muncul karena korsleting listrik. Sehingga, api dengan cepat merembet ke kios lainnya. Ada sekitar 28 kios yang terdampak akibat kebakaran ini.

Mellysa memastikan, tidak ada korban akibat kejadian ini, hanya kerugian material saja.

"Sementara keterangan dari Bu Rusti menjelaskan bahwa kios di sebelahnya itu mengeluarkan percikan api. Diduga karena aliran listrik. Sehingga api berdampak ke kios lainnya," kata Mellysa saat dikonfirmasi suarasurabaya.net di lokasi.


Api berkobar dari lokasi kebakaran di Pasar Kilometer, Perak Barat, Surabaya, Senin (11/2/2019). Foto: Mahmude via e100

Berdasarkan pantauan di lokasi, api membakar bagian atap hampir secara keseluruhan. Terlihat kerangka kayu yang kondisinya sudah terbakar habis. Beberapa tembok bangun juga hangus terbakar.

Petugas PMK masih berjibaku memadamkan api. Ada 11 unit PMK yang dikerahkan. Hingga berita ini dimuat, proses pembasahan masih berlangsung. Karena masih terlihat sisa-sisa asap kebakaran.


Petugas dan mobil PMK di Pasar Kilometer, Perak Barat, Surabaya, yang terbakar, Senin (11/2/2019). Foto: Anggi suarasurabaya.net

Sementara dari pantauan lalu lintas di lokasi, terpantau cukup padat. Untuk memudahkan proses evakuasi, kendaraan yang melintas dialihkan ke arah sebaliknya. Sebab jalur kiri digunakan untuk akses mobil PMK. (ang/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.