KELANA KOTA

Selepas Gubernur Pakde Karwo Akan Menulis dan Mengajar

Laporan Denza Perdana | Senin, 11 Februari 2019 | 22:35 WIB
Soekarwo Gubernur Jawa Timur yang biasa dipanggil Pakde Karwo saat berpamitan dengan Forkopimda Jatim di Malam Purna Tugas di Gedung Negara Grahadi, Senin (11/2/2019). Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Soekarwo Gubernur Jawa Timur setelah tidak lagi menjabat sebagai gubernur Jawa Timur mengaku akan menulis sebuah buku tentang strategi marketing usah mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jawa Timur.

"Buku tentang pengalaman saya selama ini, melihat langsung proses pemasaran produk UMKM di Jatim. Ada yang menarik. Memang setelah produksi langsung dijual, tapi ternyata barang yang mereka produksi tidak sesuai keinginan pasar," ujarnya usai berpamitan kepada Forkopimda Jatim, Senin (11/2/2019).

Pakde Karwo, sapaan akrab gubernur yang akan mengakhiri masa jabatannya ini berupaya merevisi teori pemasaran yang ada. Bahwa yang terpenting saat ini bukan cara memasarkan tapi permintaan pasar.

"Kalau dalam ekonomi namanya supply sight harus berubah menjadi permintaan, supply chain. Permintaan pasar itu seperti apa? Saya menulis ini dari pengalaman mengurus UMKM, produksi besar tapi sulit dipasarkan," katanya.

Selain menulis buku itu dia telah mendapatkan tawaran untuk mengajar ilmu ekonomi makro di salah satu universitas negeri di Surabaya. Dia telah mengiyakan, namun enggan menyebut universitas mana.

"Salah satu rektor sudah meminta saya untuk mengajar, ya, saya mau. Ya, universitas negeri di Surabaya. Cuman saya enggak berani menyebutkan, soalnya SK-nya belum turun," katanya.

Dia juga mengatakan, dirinya akan mengajar di STPDN. Beberapa, katanya, dia sudah mengajar di sejumlah STPDN.

"Cuman, saya ngobrol sama istri. Istri kan menteri keuangannya. Dia agak keberatan, soalnya penghasilannya tidak sepadan dengan pengeluarannya," seloroh Pakde diikuti tawa wartawan yang mewawancarainya.(den)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.