KELANA KOTA

Terbalik Dua Kali di Tol Sumo, Semua Penumpang Innova Selamat

Laporan Ika Suryani Syarief | Rabu, 13 Februari 2019 | 19:10 WIB
Kondisi mobil setelah dievakuasi oleh petugas tol. Foto: Rafwan via Whatsapp Radio Suara Surabaya
suarasurabaya.net - Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di tol Mojokerto-Surabaya KM 701. Mobil Innova bernopol B 704 NAP yang dikemudikan oleh Herman Adi Prawiro, mengalami ban pecah dan terguling sebanyak dua kali hingga akhirnya terbalik.

Beruntung tidak ada korban jiwa, hanya saja dari lima orang yang berada di dalam mobil, satu diantaranya mengalami luka ringan. Korban adalah Yong Sing Yen (67) perempuan, warga Kemanggisan Raya 04, Jakarta. Mereka bertolak dari Jakarta dan berniat menuju Bali.

AKP Lamuji Kanit PJR Tol Jatim 3 mengatakan kepada Radio Suara Surabaya, kronologi berawal ketika mobil yang dikemudikan Herman itu mengalami pecah ban depan sebelah kiri.

Diperkirakan karena kecepatan tinggi di atas 120km/jam, sopir tidak bisa mengendalikan kemudi sampai akhirnya membanting ke kiri dan menabrak guardrail. Setelah menabrak, mobil terguling ke kanan sejauh 15 meter dan kembali terguling ke arah kiri.

"Kondisi kaca mobil depan utuh, justru kaca belakang yang pecah karena kecepatan laju mobil yang terlampau tinggi. Mobil terakhir berhenti dengan posisi terbalik dan ban berada di atas. Bekas pengereman sejauh dua puluh meter," katanya melalui sambungan telepon.

AKP Lamuji mengimbau bagi pengguna jalan tol untuk lebih hati-hati dan tidak terlena dengan kondisi jalan yang mulus. Selain itu juga ia mengimbau untuk memperhatikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan jarak jauh.

"Kecepatan harus diperhatikan dengan serius, jadi jika ada apa-apa masih bisa dikendalikan. Dan juga diimbau untuk berhenti di rest area yang telah tersedia ketika merasa lelah dan mengantuk," katanya. (wil/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.