KELANA KOTA

Terekam CCTV, Kakak Beradik Spesialis Pencuri HP di Mal Surabaya Tertangkap

Laporan Anggi Widya Permani | Minggu, 17 Februari 2019 | 19:06 WIB
Ilustrasi. Foto: Gizmodo
suarasurabaya.net - Dua pelaku pencurian handphone di mal Surabaya ditangkap aparat Polsek Tegalsari. Mereka adalah kakak beradik berinisial AK laki-laki (24) dan AS perempuan (40), keduanya warga Sawunggaling, Surabaya.

Kompol David Tryo Prasojo Kapolsek Tegalsari mengatakan, kedua pelaku ini sering melakukan aksinya di sejumlah mal di Surabaya. Modusnya, mereka berpura-pura sebagai pengunjung mal dan mendatangi beberapa stan penjualan.

Kedua pelaku menyasar pada korban yang lengah dengan barang bawaannya, salah satunya handphone. Usai menarget korbannya, kedua pelaku ini membagi tugas. AK berperan sebagai eksekutor, sedangkan kakak perempuannya mengawasi kondisi di sekitarnya.

"Mereka menyasar pada mal-mal di Surabaya. Terakhir kali, mereka beraksi di sebuah kafe yang ada di Tunjungan Plaza (TP) 4. Mereka berhasil mencuri handphone milik korban yang sedang lengah," kata David, Minggu (17/2/2019).


Aksi kedua pelaku ini, kata dia, rupanya terekam jelas oleh kamera CCTV. Dalam sepekan dilakukan penyelidikan dan pemantauan di lokasi kejadian, akhirnya polisi berhasil meringkus kakak beradik tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan CCTV itu, kedua pelaku sudah tiga kali melancarkan aksinya. Bahkan, dari catatan kepolisian, satu di antaranya yaitu AK merupakan seorang residivis kasus curat yang divonis 8 bulan.

"Kami melakukan pemantauan selama 7 hari melalui kamera CCTV. Ciri-ciri pelaku sudah teridentifikasi, mereka selalu berpasangan. Akhirnya, Tim Anti Bandit bersama keamanan mall TP, berhasil mengamankan keduanya dan mereka mengakui perbuatannya," kata dia.

Kepada polisi, keduanya mengaku semua handphone hasil curiannya telah dijual. Mereka menjualnya ke Pasar Maling Wonokromo, dengan harga Rp1 juta dan mereka bagi dua.

"Hasilnya untuk keperluan pribadi mereka. Kami masih mendalami kasus ini," kata dia. (ang/tin/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.