KELANA KOTA

SMA SPI Diundang Sebagai Narasumber Tunggal di Depan Duta Besar dan Utusan PBB

Laporan Muchlis Fadjarudin | Senin, 18 Februari 2019 | 21:31 WIB
Tim Sekolah Menengah Atas (SMA) Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, Jawa Timur saat tampil di Hotel Luminor, Jakarta, Senin (18/2/2019). Foto: Faiz
suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Sekolah Menengah Atas (SMA) Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, Jawa Timur diundang oleh Division for Applied Social Psychology Research (DASPR) dan Mr. Collie Brown (Country Manager and Liaison at United Nations (PBB) Office on Drugs and Crime) menjadi narasumber tunggal.

Bertempat di hotel Luminor, Pecenongan, Jakarta Pusat, acara yang dikemas dengan sebutan Showcasing Diversity, Tolerance and Exceptionalism : An Evening with SMA Selamat Pagi Indonesia ini dihadiri oleh beberapa kedutaan negara asing, Lembaga Swadaya Masyarakat, delegasi Uni Eropa, intitusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kementerian dan Bimas Polri.

Ditampilkan video testimoni Seto Mulyadi Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan beberapa anak SMA SPI, serta kegiatan-kegiatan di SMA tersebut.

Dalam acara juga diperkenalkan beberapa siswa dan siswi dari SMA SPI dengan latar belakang yang kurang beruntung karena orang tuanya yang meninggal karena terlibat narkotika, tidak diakui oleh ayahnya sementara ibunya meninggal dan lainnya.

Pada intinya, SMA SPI menyampaikan presentasi, mulai dari latar belakang didirikannya sekolah ini, Sistem Pendidikannya, Laboratorium Kewirausahaannya, serta bisnis wirausaha dan pendidikan.

Didik Tri Hanggono wakil kepala sekolah SMA SPI mengatakan, awal mula SMA SPI diundang menjadi narasumber tunggal acara Showcasing Diversity, Tolerance and Exceptionalism ketika seorang bernama Nasir Abas dan Mr. Collie Brown utusan dari PBB datang ke SMA SPI dan tertarik serta kagum terhadap SMA ini.

"Beliau sangat tertarik dan memiliki pemikiran yang bagus,mengapa sekolah yang sebagus ini hanya ada di Kota Batu (Jawa Timur), kok nggak banyak dikenalkan banyak orang?" ujar Didik di Hotel Luminor, Jakarta, Senin (18/2/2019).


Acara yang dikemas dengan sebutan Showcasing Diversity, Tolerance and Exceptionalism : An Evening with SMA Selamat Pagi Indonesia. Foto: Faiz suarasurabaya.net

Dari kedatangan mereka ini, kata Didik, akhirnya diadakanlah acara di Jakarta seperti sekarang ini, dengan mengundang beberapa duta besar, yayasan dan LSM-LSM supaya kenal.

"Ini lho ada SMA di Indonesia yang luar biasa sekali," jelasnya.

Didik berharap dengan acara yang digelar malam ini, banyak orang kemudian tahu dan kenal sebuah sekolah yang memiliki toleransi dan perbedaan tapi kuat.(faz/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA