KELANA KOTA

Aku Cinta Budaya Indonesia Ajak Anak-anak Suka Dongeng

Laporan J. Totok Sumarno | Jumat, 22 Februari 2019 | 14:42 WIB
Lomba Dongeng digelar Perpustakaan SMP Kristen Dharma Mulya Surabaya, ajak anak-anak kenali dan suka dongeng. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Dongeng sebagai sarana menanamkan nilai moral, sosial dan agama bagi anak-anak, kini terabaikan. Jumat (22/2/2019) Perpustakaan SMP Kristen Dharma Mulya Surabaya gelar Lomba Dongeng bertema Aku Cinta Budaya Indonesia.

Lomba dongeng untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) se Kota Surabaya ini diikuti sejumlah sekolah diantaranya, SDK Santo Yosef, SDN Banyu Urip, SDN Dukuh Kupang, SDN Putat Jaya serta sejumlah sekolah dasar lainnya yang masih di wilayah Surabaya.

Wahjuni Ruddyawati Kepala Perpustakaan SMP Kristen Dharma Mulya sekaligus ketua penyelenggara lomba mengingatkan bahwa dongeng adalah satu diantara cara ampuh untuk menyampaikan hal-hal baik, nilai moral dan sosial serta agama kepada anak-anak.

"Nusantara punya banyak sekali dongeng. Isinya adalah tentang hal-hal baik, tentang norma, moral, dan nilai-nilai sosial di masyarakat. Kami ingin mengajak anak-anak termasuk sekolah-sekolah untuk kembali menggelorakan dongeng dan mendongeng," terang Wahjuni Ruddyawati.



Satu diantara peserta Lomba Dongeng untuk siswa Sekolah Dasar (SD) se Kota Surabaya diselenggarakan Perpustakaan SMP Kristen Dharma Mulya Surabaya. Foto: Istimewa

Dengan dongeng yang disampaikan kepada anak-anak, lanjut Wahjuni diharapkan nantinya anak-anak akan memiliki pemahaman sejak dini tentang nilai-nilai moral, sosial, serta agama yang baik. Dan jika ini juga disampaikan kepada teman-teman sepermainan, atau teman-teman sekolah, maka nilai-nilai luhur itu menjadi semakin dipahami banyak anak-anak.

"Jika ke depan dongeng tentang nilai-nilai oral yang positif itu dipahami anak-anak kemudian kembali diceritakan kepada kawan-kawan mereka sendiri, maka dapat dipastikan nilai-nilai moral yang luhur akan semakin banyak didengar anak-anak lainnya," kata Wahjuni.

Mengundang beberapa juri diantaranya Zeus Kuswanto, Direktur Pengembang Perpustakaan Indonesia dan Widodo Basuki dari redaksi majalah Jaya Baya, diharapkan lomba menjadi lebih menarik minat-minat sekolah lain di kegiatan yang sama mendatang.

Sementara itu ditambahkan Etty Yuliani Direktur Pendidikan Sekolah Kristen Dharma Mulya, selain mengajak anak-anak mengenal dongeng dan mulai menyukainya, lomba dongeng dengan tema Aku Cinta Budaya Indonesia, membuat anak-anak mau mengunjungi perpustakaan.

"Karena dongeng yang dikemas dalam bentuk buku tentunya masih banyak ditemui di perpustakaan-perpustakaan, maka lomba kali ini kami harapkan juga menjadikan anak-anak mau dan suka mendatangi perpustakaan. Karena melalui perpustakaan juga ilmu pengetahuan dapat diakses," tegas Etty Yuliani.

Etty juga menambahkan, perpustakaan sebagai satu diantara sumber pengetahuan memang perlu terus menerus memberikan motivasi bagi pelajar dan anak-anak agar menyukai dongeng sekaligus gemar membaca dan mengunjungi perpustakaan.

"Melalui lomba dongeng ini satu diantara upaya menarik minat anak-anak, suka dongeng, gemar membaca dan suka mengunjungi perpustakaan. Ke depan nanti akan muncul anak-anak yang penuh pengetahuan, mengerti norma-norma sosial, dan memahami budaya Indonesia," pungkas Etty.

Dari Lomba Dongeng bertema Aku Cinta Budaya Indonesia, Jumat (22/2/2019) di Hall Dharma Mulya SMP Kristen Dharma Mulya Surabaya sebagai pemenang pertama Cecilia dari SD Kristen Dharma Mulya, pemenang kedua Felicia dari SDN Banyu Urip VI, dan Dinda pemenang ketiga dari SDN Dukuh Kupang II Surabaya.(tok/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA