KELANA KOTA

Bozem Bundaran PTC akan Dilengkapi Saluran di Bawah Jalan

Laporan Zumrotul Abidin | Kamis, 14 Maret 2019 | 15:58 WIB
Bozem yang ada di tengah Bundaran PTC adalah untuk mencegah banjir di kawasan Surabaya Barat seperti Unesa Lidah dan Simo. Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya mengatakan, fungsi Bozem di tengah Bundaran PTC adalah untuk mencegah banjir di kawasan Surabaya Barat seperti Unesa Lidah dan Simo.

Bozem seluas satu hektar yang mulai dibangun Pemkot Surabaya dengan swakelola itu, akan dilengkapi drainase di bawah jalan sekeliling Bozem. Diharapkan, genangan air hujan yang berada di sekitar jalan bisa masuk di Bozem sebagai penampungan sementara. Setelah Bozem penuh, baru kemudian dialirkan ke Simo dan Kali Greges di daerah Petemon.

"Nanti air hujan yang ada di sekitar sini, ditarik masuk ke Bozem biar tidak turun ke bawah ke langsung ke Unesa atau Simo. Kalau ada bozem di sini sebagian tertahan di sini, nanti dibuatkan saluran crossing dari jalan masuk ke Bozem, kalau penuh baru masuk saluran dilepas ke Simo dan kali Greges," ujar Risma saat sidal di Bundaran PTC, Kamis (14/3/2019).

Risma yakin, bila Bozem ini jadi maka masalah genangan banjir di kawasan tersebut bisa teratasi. "Jadi genangan dibkawasan ini bisa dicover di Bozem ini," katanya.

Risma juga menyinggung, selain Bozem di kawasan Pakuwon itu, Pemkot Surabaya juga menyiapkan waduk Slamet seluas 4 hektar untuk mengatasi banjir di kawasan perumahan Citraland.

"Kalau di Citraland ada bozem waduk Slamet, 4 hektar di situ untuk penampungan air yang dari Citraland. Kita sudah komunikasi dengan Citraland," kata Risma.

Risma mengaku kesulitan mengatasi banjir di kawasan Citraland yang merupakan dataran yang menurun atau rendah. Maka dari itu harus dicari akar masalahnya, aliran airnya.

"Kalau kondisinya turun gitu penangannnya sulit memang. Kalau di situ memang harus dicari akarnya," katanya.

Risma menceritakan, pengalamannya meredakan banjir di kawasan Depan Ciputra World (Ciwo). Dia mengaku tidak mengerjakan saluran di sekitar Ciwo, tapi dibuatkan saluran besar di Greges Jaya Putat Jaya.

"Misalnya yang banjir di depan Cipitra World, saya tidak ngerjakan di Ciwo tapi ngerjakan di Greges. Tadi kita lewat perumahan Bukit Mas nanti itu dilebarkan yang keluar HR Muhammad. Tapi saya pesan ke staff saya, hati-hati jangan sampai kejadian seperti di depan Ciwo yang kemudian air turun semua ke bawah," kata Risma. (bid/tin/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.