KELANA KOTA

Kapolresta Batu Bantah Isu Kiamat, dan Tanyakan Sumber Isunya Darimana

Laporan Dwi Yuli Handayani | Jumat, 15 Maret 2019 | 11:00 WIB
Ilustrasi. Foto: Antara
suarasurabaya.net - AKBP Budi Hermanto Kapolesta Batu membantah isu kiamat membuat puluhan warga di Ponorogo eksodus ke sebuah Ponpes di Kasembon, Batu. Budi mengaku sudah mengunjungi Ponpes tersebut dan bertemu dengan beberapa orang.

"Setelah menemui Pak Kasimun di Pondok tersebut, kami ajak ngobrol. Intinya Pak Kasimun bilang, kalau dulu dia santri di Pondok itu sekitar 10 tahun lalu. Selain itu, Pak Kasimun juga punya jamaah sekitar 200 orang di Ponorogo," kata Budi pada Radio Suara Surabaya.

Kemudian, lanjut dia, Pak Kasimun berpamitan untuk kembali mondok selama 3 bulan. "Kalau ada yang mau ikut silahkan, kalau tidak ya nggak apa-apa. Ternyata setelah ke Kasembon, jamaahnya bertahap datang menyusul. Jadi nggak ada isu soal kiamat," ujarnya.

Selain itu, kata Budi, pihaknya juga sudah melakukan pengecekan ke anak-anak muda dan jamaah yang ikut Pak Kasimun menyusul ke Ponpes yang jumlahnya sekitar 59 orang. Mereka juga merasa lebih nyaman belajar agama di Pondok Kasembon.

"Nggak ada isu kiamat. Terus isu kiamat itu sumbernya dari mana, ini masih saya telusuri," katanya.

Budi juga membantah, jika beredar isu jika warga dan jamaah putri yang menyusul ke Ponpes ini diminta untuk membeli pedang atau barang lainnya. "Selama ini mereka yang juga harta bendanya karena untuk membiayai hidup selama 3 bulan di pondok. Kondisi Ponpes layak, bersih dan rapi. Ponpes ini juga sudah ada sejak tahun 70-an," tambahnya. (dwi/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.