KELANA KOTA

Belasan Perwakilan Frontal Ditemui Kadishub Jatim di Grahadi

Laporan Denza Perdana | Selasa, 19 Maret 2019 | 14:38 WIB
Belasan orang perwakilan Frontal telah memasuki ruangan VIP tiga, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (19/3/2019). Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Belasan orang perwakilan Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal) telah memasuki ruangan VIP tiga, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (19/3/2019).

Saat massa aksi datang, Fattah Jasin Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur serta perwakilan dari perusahaan aplikator angkutan online sudah menunggu di ruangan.

Sementara itu, sejumlah massa Frontal kembali berunjuk rasa di luar gedung negara Grahadi. Mereka membunyikan musik dari mobil komando setelah sebelumnya sempat melakukan orasi singkat.

Michael Reza Say Vice President Corporate Affairs Gojek, sebelum audiensi menyatakan bahwa sebenarnya Gojek bersedia untuk menyelesaikan persoalan yang muncul secara kekeluargaan.


"Jadi, kalau menurut saya, sebenarnya ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Banyak platform yang bisa dimanfaatkan oleh mitra, sebenarnya," kata pria yang akrab disapa Mike, sebelum audiensi.

Para driver online yang tergabung di Frontal ini menuntut sejumlah hal. Salah satunya, peningkatan tarif dasar dan tarif per kilometer, baik untuk angkutan roda dua maupun roda empat.

Selain itu, mereka juga menuntut aplikator menghentikan proses perekrutan driver baru di Jawa Timur.

"Kalau untuk Gojek, karena kami selalu melihat supply dan demand, sudah sejak awal tahun ini kami tidak membuka pendaftaran driver baru di Surabaya," kata Mike.

Sementara itu, berkaitan dengan kenaikan tarif, Gojek akan mengikuti regulasi dari pemerintah. Mike mengklaim, bahkan sejak peraturan-peraturan sebelumnya berlaku, Gojek selalu menyesuaikan tarif dengan aturan itu.

Sayangnya, suarasurabaya.net belum berhasil menemui perwakilan dari Grab, perusahaan aplikator lainnya, yang seharusnya bisa merespons aksi unjuk rasa ini.

Pertemuan audiensi yang dipimpin Fattah Jasin Kadishub Jawa Timur ini berlangsung tertutup. Setelah pertemuan selesai, baru pihak-pihak terkait dapat dimintai keterangan.(den/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.