KELANA KOTA

Dekatkan Diri dengan Gen Z, Khofifah Ikut Populerkan Meme Tuman

Laporan Agung Hari Baskoro | Rabu, 20 Maret 2019 | 13:17 WIB
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur Pembukaan Jambore Pandu Sekolah Model yang digelar di LPMP, Surabaya, Rabu (20/3/2019). Foto: Baskoro suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur turut populerkan "Meme Tuman" agar lebih dekat dengan Gen Z atau Generasi yang lahir pasca tahun 1995. Hal ini diakuinya ketika memberi sambutan pada Pembukaan Jambore Pandu Sekolah Model yang digelar di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), Surabaya pada Rabu (20/3/2019).

Meme yang ramai diperbincangkan di media sosial ini memiliki ciri khas yaitu gambar kartun seseorang yang mengatakan sesuatu, sambil diikuti kata Tuman lalu memukul lawan bicaranya. Kata "Tuman" sendiri dalam KBBI diartikan sebagai menjadi biasa sesudah merasai senangnya, enaknya, dan sebagainya.

Meme ini dipamerkan Khofifah dihadapan ratusan peserta yang terdiri dari siswa, guru, kepala sekolah, dan pengawas pendidikan se-Jawa Timur. Terhitung ada beberapa meme Tuman yang ditampilkannya, seperti:

"Apal jenenge youtuber ambek artis drakor, tapi gak apal Pancasila. Tuman !" (hafal nama youtuber dan arti drama korea tapi tidak hafal Pancasila. Tuman!,red).

"Jarene pingin Jawa Timur bebas banjir, tapi jek buak sampang ndik kali. Tuman !" (Katanya ingin Jawa Timur bebas banjir, tapi masih buang sampah di sungai. Tuman!, red).

"Geger mergo Pilpres, sampek lali nek sedulur setanah air. Tuman !" (Bertengkar karena Pilpres sampai lupa kalau kita saudara setanah air. Tuman!, red).

Khofifah mengaku, meme ini sengaja dibuatnya untuk mendekatkan dirinya pada generasi muda atau gen Z. Selain dipamerkan di acara Pembukaan Jambore Pandu Sekolah Model, meme ini sebelumnya juga sudah diposting di media sosialnya pada Sabtu (16/3/2019) dan mendapat banyak respon positif dari pengikutnya.

"Tuman gak? Diteruskan gak? Ayo bangun jatim guyub rukun nggeh," kata Khofifah yang diikuti jawaban serentak dari peserta yang hadir.

Sebagai informasi, pada acara Jambore Pandu Sekolah Model dalam rangka penguatan pendidikan karakter dan ekspresi kebudayaan Provinsi Jawa Timur tahun 2019 ini juga dihadiri oleh Puan Maharani Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dan Muhadjir Effendy Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. (bas/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.