KELANA KOTA

Taman Suroboyo akan Dilengkapi Tempat Selfie Berlatar Patung Suro dan Boyo

Laporan Zumrotul Abidin | Rabu, 20 Maret 2019 | 14:04 WIB
Eri Cahyadi Kepala Bappeko (kiri) bersama Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya saat sidak di Taman Suroboyo. Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Eri Cahyadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya mengatakan, patung Suro dan Boyo terbesar di Taman Suroboyo di kawasan Kenjeran ditarget selesai Mei 2019.

Setelah patung berukuran setinggi 42 meter itu selesai, Pemkot Surabaya juga akan melengkapi dengan tempat berfoto berupa jembatan yang terintegrasi antara Sentra Ikan Bulak (SIB) dan Taman Suroboyo.

"Kalau patungnya selesai akhir April, untuk seluruh taman selesai bulan Mei. Dalam konsep ini, kami juga akan membangun jembatan dari SIB lantai 2 menuju ke Taman Suroboyo," ujar Eri di sela sidak di Taman Suroboyo, Rabu (20/3/2019).

Eri mengatakan, jembatan itu konsepnya mirip JPO yang mengintegrasikan dari SIB sampai Taman Suroboyo.

"Jembatan langsung ke SIB, nanti bisa selfie berlatar belakang patung Suro dan Boyo. Bentuknya seperti JPO tapi lebih istimewa. Lihat sendiri nanti," katanya.

Eri memastikan, penyelesaian Taman Suroboyo dipastikan bulan Mei, tapi untuk jembatan kemungkinan selesai di akhir tahun. Selain fasilitas taman, perbaikan di SIB juga akan dilakukan.

"Pedagangnya yang beda konsep antara bawah dan atas. Ini juga terintegrasi THP Kenjeran dan jembatan Suroboyo dalam konsep pembangunan tempat wisata," katanya.

Eri mengatakan, untuk meramaikan SIB, konsepnya akan ditata mulai dari pembenahan seluruh IPAL, kamar mandinya dirubah total. Tempat jualan dirubah dan diperbaiki, pelatihan manajemen jual-belinya terintegrasi di satu kasir, dan dandanan para penjualnya juga diperhatikan. "Rasa masakan juga dieprhatikan nantinya," katanya.(bid)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.