KELANA KOTA

Peringati Hari Air Sedunia dengan Berbagi Tumbler dan Kampanye Hemat Air

Laporan Agung Hari Baskoro | Jumat, 22 Maret 2019 | 10:55 WIB
Ratusan siswa SDN Jajar Tunggal 3 Surabaya memperingati Hari Air Sedunia dengan turun ke jalan mengkampanyekan budaya hemat air dan membagi-bagikan tumbler gratis kepada petugas kebersihan di depan sekolah, pada Jumat (22/3/2019). Foto: Baskoro suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Ratusan siswa SDN Jajar Tunggal 3 Surabaya memperingati Hari Air Sedunia dengan cara unik. Mereka turun ke jalan untuk mengkampanyekan budaya hemat air dan membagi-bagikan tumbler gratis kepada petugas kebersihan di depan sekolah, pada Jumat (22/3/2019).

Terlihat, puluhan siswa membentangkan berbagai poster imbauan dan meneriakkan yel-yel tentang pentingnya menghemar air. Mereka memanfaatkan waktu berhentinya kendaraan di penyebrangan jalan, untuk bersama-sama mengingatkan puluhan pengemudi kendaraan yang berhenti.

Selain berkampanye, mereka juga membagi-bagikan botol air minum isi ulang atau lebih dikenal dengan tumbler kepada belasan petugas kebersihan yang berada di sekitar sekolah mereka. Hanis Safitri Guru SDN Jajar Tunggal 3 mengatakan, pembagian tumbler ini sekaligus memberi edukasi kepada masyarakat tentang bahaya sampah plastik.

"Kita juga memberikan imbauan agar botol ini dipakai saat mereka bekerja, agar tidak membeli minum dengan wadah plastik dan sedotan," ujar Hanif.

Ia mengaku miris, melihat petugas kebersihan yang memilih membeli air minum dengan kemasan plastik sekali pakai. Padahal, sampah plastik adalah salah satu sampah yang paling susah terurai dan berbahaya bagi lingkungan. Ia berharap, dengan sosialisasi dan pembagian botol air minum ini, para petugas kebersihan bisa memulai kebiasaan baru membawa air minum di kemasan tumbler.

Ia berharap, kegiatan ini juga bisa mengedukasi siswa dan mengajarkan mereka tentang pentingnya air bagi kehidupan.

"Kesadaran anak untuk menjaga air bisa lebih tinggi, paling tidak yang sering dilakukan itu kan kebiasaan membuang sampah di selokan dan di sungai, semoga berubah. Sekalian juga bisa terbiasa menghemat air," pungkasnya. (bas/dwi/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.