KELANA KOTA

92.331 Siswa Diterima Melalui Jalur SNMPTN 2019

Laporan Muchlis Fadjarudin | Jumat, 22 Maret 2019 | 15:27 WIB
Mohamad Nasir Menristekdikti didampingi Kadarsah Suryadi Ketua Majelis Rektor Indonesia (MRT) yang juga Rektor ITB,dan Ravik Karsidi Ketua Lembaga Test Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) di Kemristekdikti, Jakarta Jumat (22/3/ 2019). Foto: Faiz suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Sebanyak 92.331 siswa diterima melalui jalur Seleksi Nasional. Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019.

Pengumuman ini disampaikan Mohamad Nasir Menristekdikti didampingi Kadarsah Suryadi Ketua Majelis Rektor Indonesia (MRT) yang juga Rektor ITB,dan Ravik Karsidi Ketua Lembaga Test Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) di Kemristekdikti, Jakarta Jumat (22/3/ 2019).

Menurut Nasir, pengumuman.snmptn.ac.id sudah mulai pukul 13.00 WIB. Jumlah diterima merupakan hasil seleksi dari jumlah pendaftar sebanyak 478.608 siswa.

Kata Nasir, dari jumlah yang dinyatakan lulus SNMPTN 2019,tesebut merupakan jalur Bidikmisi sebanyak 26.217 siswa .

Semula hasil SNMPTN 2019 rencananya disiarkan pada Jumat (22/3/2019) pada pukul 16.00 WIB. Tetapi, kemudian diumumkan Jumat siang (22/3/2019) pukul 13.00 WIB.‎

Kata dia, dari 478.608 siswa yang mendaftar, 92.331 siswa dinyatakan lolos untuk mengisi kursi di 85 PTN yang ada.

"Terdapat 10 PTN dengan jumlah peserta terbanyak diterima dalam SNMPTN 2019," kata Menristekdikti.

Ke-10 PTN tersebut yakni Universitas Brawijaya (3.957), Universitas Negeri Padang (2.591), Universitas Sumatera Utara (2.508), Universitas Pendidikan Indonesia (2.493), Universitas Jember (2.215), Universitas Andalas (2.154), Universitas Diponegoro (2.146), Universitas Negeri Semarang (2.115), Universitas Halu Oleo (2.070), Universitas Syiah Kuala (2.039).

Sedang 10 besar siswa berpotensi diterima Bidikmisi per PTN yakni Universitas Negeri Padang (1.390), Universitas Halu Oleo (1.097), Universitas Syah Kuala (1.063), Universitas Andalas (832), Universitas Pendidikan Indonesia (825), Universitas Jember (678), Universitas Sebelas Maret (654), Universitas Sumatera Utara (650), Universitas Mataram (616) dan Universitas Tadulako (611).

Dalam seleksi tersebut panitia SNMPTN juga mencatat 10 program Saintek dengan keketatan tertinggi. Yakni prodi Teknik Informarika Universitas Padjajaran (1,39 persen), Prodi Teknik Informatika Universitas Hasanudin (1,71 persen), Prodi Farmasi Universitas Jenderal Soedirman (1,77 persen), Prodi Farmasi Universitas Padjajaran (1,8 persen), Prodi Farmasi Universitas Syiah Kuala (1,81 persen), Prodi Kedokteran Gigi Universitas Diponegoro (1,82 persen), Prodi Psikologi Universitas Padjajaran (1,83 persen), Prodi Ilmu Gizi Universitas Jenderal Soedirman (1,86 persen) dan Prodi Keperawtan UPN Veteran Jakarta (1,99 persen).

Untuk 10 program studi Soshum dengan ketetatan tertinggi meliputi Prodi Manajemen UNJ (0,71 persen), Prodi Ilmu Komunikasi UNJ (1,16 persen), Prodi Akuntansi UNJ (1,17 persen), Prodi Manajemen Universitas Padjajaran (1,30 persen), Prodi PGSD Universitas Sriwijaya (1,32 persen), Prodi Sastra Inggris UNJ (1,55 persen), Prodi Pariwisata UGM (1,72 persen), Prodi Manajemen Universitas Negeri Yogyakarta (1,90 persen), Prodi Ilmu Hubungan Internasional UGM (1,91 persen) dan Prodi Pendidikan Agama Islam UNJ (1,92 persen).

Menurut call center Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), bagi siswa yang sudah mengecek pengumuman pagi tadi diharapkan untuk mengakses kembali pengumuman pukul 13.00 WIB nanti, sebab dikhawatirkan ada perubahan data.

"Bagi yang tadi pagi sudah mengecek pengumuman diarahkan untuk melihat lagi pada pukul 13.00 WIB nanti, karena yang tadi pagi keluar itu belum resmi dari kami," ujar Ravik.

Di laman resmi LTMPT, informasi soal pengumuman SNMPTN yang diajukan sudah disampaikan pada running text bagian atas.

Pengumuman hasil SNMPTN 2019 dapat dicek di lamanpengumuman.snmptn.ac.id. Selanjutnya, peserta memasukkan nomor pendaftaran atau NISN, kemudian masukkan tanggal lahir pada kolom yang tersedia, lalu klik tombol "Lihat Hasil Seleksi".

Tahapan selanjutnya setelah peserta mengetahui pengumuman adalah proses verifikasi dokumen dan/atau pendaftaran ulang di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang menerima peserta.

"Jadwal pelaksanaan proses verifikasi dokumen peserta dan/atau pendaftaran ulang di PTN dapat dilihat di laman masing-masing PTN," kata Ravik .

Bagi peserta yang tidak lolos SNMPTN 2019 bisa mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Gelombang 1 yang ditutup pada Minggu (24/3/2019) pukul 22.00 WIB.

Jika tak sempat mendaftar UTBK Gelombang 1, peserta bisa mendaftar UTBK Gelombang 2 yang dimulai Senin (25/3/2019) pukul 10.00 WIB sampai Senin (1/4/2019) pukul 22.00 WIB.

Pendaftaran UTBK Gelombang 1 bisa dilakukan melalui lamanpendaftaran-utbk-1.ltmpt.ac.id. Peserta akan diminta login dengan email dan password.

Jika belum punya akun, maka peserta harus membuat akun dulu di laman yang sama.

Untuk mendapatkan akun LTMPT, masukkan kombinasi NISN, NPSN, tanggal lahir, dan email aktif kemudian tentukan password akun.

Setelah melakukan pendaftaran, peserta akan menerima email konfirmasi untuk melakukan pengaktifan akun. Periksa email konfirmasi di folder inbox atau spam.(faz/iss)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.