KELANA KOTA

Kampanye Terbuka Dimulai Besok, KPU Membagi Dua Zona

Laporan Agustina Suminar | Sabtu, 23 Maret 2019 | 08:43 WIB
Deklarasi Alumni Perguruan Tinggi dan SMA-SMK se-Provinsi Lampung di PKOR Way Halim, Bandarlampung, Jumat (8/3/2019). Foto: Antara
suarasurabaya.net - Mulai Minggu besok (24/3/2019), kampanye rapat umum atau sering disebut kampanye terbuka resmi dimulai. Kampanye terbuka ini akan diselenggarakan selama 21 hari ke depan sebelum masa tenang pencoblosan, yakni sampai 13 April 2019.

Gogot Cahyo Baskoro Komisioner KPU Jawa Timur mengatakan, selama 21 hari, baik capres-cawapres, caleg, maupun parpol, dibebaskan melakukan kampanye terbuka sekaligus kampanye di media massa, untuk menyampaikan visi misi yang diusung.

Namun khusus untuk tanggal 3 April mendatang, kampanye terbuka tidak diadakan karena bersamaan dengan perayaan Isra Mi'raj.

"Selama 21 hari sebelum masa tenang, semua bisa dimanfaatkan. Namun baik dari TKN maupun BPN serta seluruh partai pengusungnya, bersepakat untuk tidak melaksanakan kampanye rapat umum pada 3 April 2019 pada perayaan Isra Mi'raj. Diluar itu meski hari minggu, tetap boleh mengadakan rapat umum," kata Gatot kepada Radio Suara Surabaya, Sabtu (23/3/2019).

Definisi dari kampanye rapat umum sendiri adalah kampanye yang dilakukan secara terbuka dan dilakukan diluar ruangan, seperti stadion, lapangan, alun-alun dan tempat terbuka lainnya. Dalam kampanye ini, KPU tidak membatasi jumlah peserta, karena pembatasan hanya berdasarkan kapasitas tempat penyelenggaraan saja.

Dalam kampanye rapat umum, KPU pusat membagi wilayah di Indonesia menjadi 2 zona, yang mana masing-masing zona terdiri dari 17 provinsi. Jadwal setiap paslon di masing-masing zona terbagi setiap 2 hari dan digilir secara bergantian.

"Jadwal kampanye rapat umum di seluruh Jatim tanggal 24-25 Maret, di 2 hari pertama digunakan paslon 01 berikut dengan seluruh partai pendukungnya. Dua hari setelah itu, tanggal 26-27, seluruh Jatim tanpa terkecuali digunakan rapat umum paslon 02 beserta partai pengusungnya , dan seterusnya dengan interval 2 hari," jelas Gatot.

Dengan begitu, setiap jadwal kampanye rapat umum salah satu paslon, maka otomatis paslon yang lain tidak dapat menyelenggarakan kampanye rapat umum di zona yang sama. Namun diluar rapat umum, bentuk kampanye yang lain masih diperbolehkan.

"Namun semua jenis kampanye diluar rapat umum, yang sudah dijadwalkan, tetap bisa dilaksanakan, seperti pemasangan alat peraga kampanye, pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan sebagainya, meski pada hari itu jatah rapat umum paslon yang lain," paparnya.(tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.