KELANA KOTA

Saling Mengenal, Jalan Bareng Sahabat Autis di JCI WFA 2019

Laporan Agung Hari Baskoro | Sabtu, 23 Maret 2019 | 08:19 WIB
Ribuan orang berkumpul di lapangan Unesa Kampus Lidah Wetan, Surabaya pada Sabtu (23/3/2019) pagi. Foto: Baskoro suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Ribuan orang berkumpul di lapangan Unesa Kampus Lidah Wetan, Surabaya pada Sabtu (23/3/2019) pagi. Ribuan orang ini hadir untuk merayakan Hari Peduli Autieme Sedunia dengan jalan sehat bareng Sahabat Autis.

Diberangkatkan pada pukul 7.35 WIB, mereka jalan sehat mengitari jalanan di Unesa Lidah Wetan dan kembali ke lokasi pada pukul 8 lebih.

Agar makin semarak, jalan sehat ini juga diramaikan Parade Lomba Hias kentongan. Para peserta parade menggunakan kostum terbaiknya yang penuh hiasan.


Para peserta parade menggunakan kostum penuh hiasan. Foto: Baskoro suarasurabaya.net

Acara ini digelar oleh Junior Chamber International (JCI) Indonesia, sebuah organisasi nasional pemuda non-politik dan non sektarian yang menjadi organisasi terbesar dunia dan berafiliasi dengan PBB.

Ricky C. Bastian JCI East Java Local President mengatakan, acara ini penting sebagai perayaan hari peduli autis bersama-sama penyandang autisme dan yang bukan.

"Bertujuan untuk menghubungkan penyandang autisme dan yang bukan pengandang autisme," ujar Ricky pada Jumat (23/3/2019).

Tak hanya jalan sehat, dalam acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai acara lain, seperti senam AWS3 yang dipimpin oleh Andry Wongso Artis Bintang Film Hongkong tahun 80-an, penampilan dari berbagai penyandang disabilitas di Kota Surabaya, coba gratis kursi roda elektrik dari biometrik ITS yang bisa di coba oleh sahabat autis, pelepasan balon bersama seluruh peserta yang dipimpin oleh Henky Kurniawan Artis Nasional, dan juga dongeng untuk autis yang diadakan okeh perpustakaan keliling pemerintah kota Surabaya. (bas/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA