KELANA KOTA

Masyarakat Perlu Tingkatkan Kesadaran pada Penyandang Autis

Laporan Agung Hari Baskoro | Sabtu, 23 Maret 2019 | 10:22 WIB
Para penyandang autisme di acara Walk for Autism di Kampus Unesa Lidah Wetan, Surabaya pada Sabtu (23/3/2019). Foto: Baskoro suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Ricky C. Bastian Junior Chamber International (JCI) Indonesia East Java Local President mengatakan, masyarakat perlu meningkatkan kesadaran dan kepedulian pada para penyandang autisme dan disabilitas secara umum.

"Diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak. Untuk meningkatkan kesadaran, awareness terkait anak-anak autis dan disabilitas," ujar Ricky ketika ditemui di acara Walk for Autism di Kampus Unesa Lidah Wetan, Surabaya pada Sabtu (23/3/2019).

Ia mengatakan, acara-acara yang mempertemukan antara penyandang autis dengan non penyandang autis, perlu digelar. Pasalnya, dengan bertemu secara langsung dengan penyandang autis, masyarakat akan mulai memahami karakter mereka dan akhirnya bisa peduli.

"Supaya mereka bisa tahu, paham, bagaimana sih bersikap ketika menemukan anak-anak autis di luar. Ini meningkatkan kepedulian dan kesadaran mereka pada penyandang autis," katanya.


Di Jawa Timur sendiri, ia menilai sudah banyak perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat terhadap autisme. Menurutnya, sudah ada sikap yang lebih peduli dan sadar ketika mereka bertemu dengan penyandang disabilitas.

"Dulu banyak yang nggak tahu. Misal ada anak yang emosinya meledak-ledak, ternyata akhirnya tahu ini autis. Sehingga, sekarang lebih banyak yang bersikap, lebih tahu bagaimana bersikap. Jadi meningkat sekali daripada sebelumnya," ujar Ricky. (bas/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.