KELANA KOTA

Pemkot Desain Ulang Hi-Tech Mall Terintegrasi Gedung Kesenian

Laporan Denza Perdana | Selasa, 02 April 2019 | 22:05 WIB
Hendro Gunawan Sekretaris Kota Surabaya di DPRD Surabaya, Selasa (2/4/2019). Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Pemkot Surabaya akan mendesain ulang tata bangunan di Hi-Tech Mall Surabaya dalam rangka menyediakan gedung kesenian seperti yang diinginkan Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya.

Hendro Gunawan Sekretaris Kota Surabaya mengatakan, detail engineering design (DED) bangunan Hi-Tech Mall itu akan mulai dikerjakan bulan ini.

"Gedung kesenian di Hi-Tech Mall sambil jalan. Bulan ini sudah mulai DED," katanya ketika ditemui usai rapat paripurna di DPDD Kota Surabaya, Selasa (2/4/2019).

Hendro memberikan gambaran, bagaimana bangunan Hi-Tech Mall Surabaya akan didesain. Desain ulang bangunan itu tidak akan mengubah bentuk bangunan secara keseluruhan.


"Untuk fungsi gedung kesenian akan disediakan di lantai berikutnya. Intinya kami akan redesign, tapi bentuknya tetap. Yang penting, kesenian bisa terwadahi, pertokoan tetap bisa jalan," ujarnya.

Konsep bangunan Hi-Tech Mall yang diungkapkan Hendro akan mensinergikan gedung kesenian dengan pertokoan elektronik dengan pembagian blok di dalam bangunan dan lantai.

"Memang kami sinergikan. Nanti semua stakeholder kami libatkan, termasuk DKS (Dewan Kesenian Surabaya)," ujarnya.

Pemkot Surabaya, kata Hendro, akan memastikan gedung kesenian di pusat perbelanjaan IT yang sebelumnya sudah memiliki banyak pelanggan itu tersosialisasi dengan baik ke masyarakat.

Ini berbeda dengan yang disampaikan Eri Cahyadi beberapa waktu lalu. Eri saat itu menyampaikan, gedung Hi-Tech Mall yang sudah ada akan dikhususkan untuk gedung kesenian.

Sementara untuk pusat perbelanjaan IT, kata Eri, Pemkot Surabaya akan memberikan hak sewa lahan kepada pihak ketiga untuk membangun bangunan baru di bagian belakang, atau di sebagian lahan Taman Hiburan Rakyat (THR).(den/iss)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.