KELANA KOTA

KPU Tegaskan KPPS Harus Melayani Pemilih yang Sudah Mendaftar Sebelum Pukul 13.00 Sampai Tuntas

Laporan Farid Kusuma | Senin, 15 April 2019 | 17:26 WIB
Arief Budiman Ketua KPU (kedua dari kiri barisan bawah) memberikan keterangan usai rapat koordinasi persiapan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019, Senin (15/4/2019), di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta. Foto: Farid suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Arief Budiman Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjelaskan, berdasarkan aturan, pemungutan suara Pemilu 2019 dilaksanakan hari Rabu, 17 April 2019, mulai pukul 07.00 sampai 13.00 waktu setempat.

Kalau sampai pukul 13.00 masih ada antrean pemilih yang belum menggunakan hak suaranya, maka tetap harus dilayani oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sampai tuntas.

Syaratnya, calon pemilih itu sudah mendaftarkan diri dengan cara mengisi daftar hadir (Formulir C7), sebelum pukul 13.00 waktu setempat. Artinya, yang dibatasi sampai pukul 13.00 siang adalah pendaftaran untuk mencoblos.

Jangan sampai dalam praktiknya, pukul 13.00 waktu setempat semua proses pemungutan suara selesai, padahal masih ada orang yang sudah mendaftar dan menunggu giliran mencoblos.

Arief mengambil perumpamaan last order (batas waktu pesanan terakhir) sebuah restoran, di mana konsumen yang sudah memesan menu makanan/minuman sebelum last order berhak menerima layanan.

Menurutnya, penyelenggara pemilu, peserta serta pemilih harus benar-benar memahami regulasi tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Ketua KPU, usai rapat koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019, siang hari ini di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat.

"Dalam hal pukul 13.00 masih ada antrean, maka orang-orang yang sudah hadir dan mendaftar sebelum pukul 13.00 harus tetap dilayani haknya. Yang tidak boleh, misalnya ada rombongan yang datang pukul 14.00 mau mencoblos. Istilahnya, last order restoran sampai pukul 13.00, tapi sesudah itu tetap boleh kalau masih mau makan," ujar Ketua KPU.

Seperti diketahui, pemungutan suara untuk memilih pasangan calon presiden dan anggota legislatif periode 2019-2024 akan dilaksanakan serentak di dalam negeri pada hari Rabu (17/4/2019).

Berdasarkan rekapitulasi KPU hasil perbaikan ketiga, pemilik suara di dalam negeri tercatat sebanyak 190 juta orang yang tersebar di 809.699 tempat pemungutan suara.

Ada dua pasang calon presiden yang kali ini bersaing memperebutkan kursi RI 1 dan RI 2, yaitu Joko Widodo-Ma'ruf Amin, serta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. (rid/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.