KELANA KOTA

Tingkatkan Kualitas Tayangan Televisi, KPI Gandeng Unesa Adakan Riset

Laporan Ika Suryani Syarief | Selasa, 16 April 2019 | 20:33 WIB
Pertemuan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat dan Universitas Negeri Surabaya di Hotel Bumi Surabaya, Senin (15/4/2019). Foto: Unesa
suarasurabaya.net - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat bekerjasama dengan 12 perguruan tinggi di Indonesia, termasuk Universitas Negeri Surabaya, untuk mengadakan Riset Indeks Kualitas Tayangan Televisi edisi tahun 2019.

Nuning Rodiyah Komisioner KPI Pusat mengatakan, riset ini untuk meningkatkan kualitas tayangan televisi di Indonesia.

Dia menggarisbawahi misi untuk mencerdaskan penonton. KPI resah dengan selera publik yang mayoritas menyukai program berbasis hiburan saja.

"Harapan kami ketika selera penonton bergeser menginginkan konten yang baik maka mereka akan meminta TV membuat tayangan yang berkualitas sehingga pemasang iklan pun bisa bergeser. Dengan begitu, wajah TV juga akan diisi oleh program yang berkualitas," ujarnya seperti dalam edaran pers.


Untuk itu, menurutnya, KPI bekerja keras dan fokus pada upaya meningkatkan kecerdasan pemirsa atau literasi media.

Rangkaian kegiatan riset KPI bersama Unesa diawali dengan workshop di Hotel Bumi Surabaya, Senin (15/4/2019).

Kegiatan ini dihadiri oleh Nuning Rodiyah Komisioner KPI Pusat, Dr. Totok Suyanto, M.Pd Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, tim Litbang KPI, serta para panel ahli yang terdiri atas akademisi, peneliti, dan aktivis.

Dalam sambutannya mewakili Rektor Unesa, Totok menyambut baik kegiatan ini. Dalam sambutannya ia mengapresiasi misi KPI sembari menekankan pentingnya menjaga kualitas televisi. Totok menyatakan tayangan berkualitas ialah yang value-based, artinya memiliki nilai yang dapat diteladani.

"Bagi bangsa yang besar harus ingin terus membangun karakter, nilai-nilai keteladanan ini harus terus disebarkan salah satunya melalui tayangan TV," terang pengajar program studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) ini Ia berharap KPI mampu mengedukasi masyarakat sehingga Tayangan TV tidak hanya bernilai hiburan.

Menurutnya selama ini penonton hanya lebih suka tayangan bersifat hiburan yang sifatnya sensasi. "Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun peningkatan selera di masyarakat sehingga mereka tidak hanya melihat konten yang heboh saja tetapi juga yang mampu membangun rasionalitas, melestarikan budaya, serta menyebarkan semangat positif dan kami dari kampus siap untuk menjadi mitra dalam menjalankan misi tersebut," ujarnya

Kegiatan Riset Indeks Kualitas Penyiaran ini merupakan bagian dari kerjasama KPI dengan 12 perguruan tinggi yang ditandai penandatanganan perjanjian kerjasama di Banjarmasin dalam peringatan Hari Penyiaran Nasional (1/4/2019) lalu. Kegiatan terdiri atas penilaian sampel program yang dilakukan oleh para panel ahli serta survei di tingkat masyarakat. Bagi Unesa, kegiatan yang digawangi oleh Program Studi Ilmu Komunikasi ini memasuki tahun kedua pelaksanaannya.(iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.