KELANA KOTA

Berburu Foto Eksotis di Kawasan Pabean

Laporan Agung Hari Baskoro | Minggu, 21 April 2019 | 09:22 WIB
Peserta berburu foto di kawasan Pabean pada Minggu (21/4/2019) pagi. Foto: Baskoro suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Gerakan Suroboyo Mbois menggelar lomba Fotografi On The Spot di kawasan Pabean pada Minggu (21/4/2019) pagi. Lomba yang diikuti oleh puluhan orang ini merupakan rangkaian acara Festival Fotografi Suroboyo Mbois yang diawali dengan Coaching Clinic Fotografi pada Minggu (14/4/2019) lalu.

Kuncarsono Prasetyo Inisiator Gerakan Suroboyo Mbois mengatakan, hari ini (21/4/2019) saatnya para peserta berburu foto yang nantinya akan dinilai oleh dewan juri.

"Kami mengajak peserta untuk (foto, red) On The Spot. Kita ajak mereka berburu foto yang paling eksotis, paling unik dari kota ini. Jadi banyak orang yang tidak paham bahwa kota ini begitu kaya, tentang sesuatu yang selama ini hanya tereduksi oleh gambar-gambar, visual taman dan lain-lain," ujar Kuncarsono ketika ditemui di kawasan Pabean pada Minggu (21/4/2019).

Ia juga menjelaskan, Pabean merupakan kawasan yang memiliki visual eksotik di Surabaya. Menurutnya, telah banyak fotografer luar negeri yang datang ke Surabaya untuk berburu visual yang eksotik dari Pabean. Rijal peserta lomba foto juga mengaku tertarik dengan keeksotikan Kawasan Pabean.


Mahasiswa Unair yang berasal dari Probolinggo ini menyebut, kegiatan semacam ini dapat membuatnya lebih mengenal kota Surabaya.

"Ndak tau (ambil foto apa, red), jalan aja. Lihat situasi kondisi di lapangan, tentunya ambil human interest. Pendekatan manusia sangat menarik buat saya sendiri," katanya.

Nantinya, foto-foto para peserta akan diunggah ke jejaring digital dan dewan juri akan menilai berdasarkan dua kategori, yaitu kategori smartphone dan non smartphone. Selain peserta lomba foto, masyarakat umum juga hadir dalam Pabean Eplorek untuk meramaikan acara dan jalan-jalan menyusuri kawasan Pabean yang bersejarah. (bas)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.