KELANA KOTA

AKBP Suharsi, Kartini Pemberantas Narkoba

Laporan Anggi Widya Permani | Senin, 22 April 2019 | 11:02 WIB
Brigjen Pol Bambang Priyambodo Kepala BNNP Jawa Timur saat memberikan penghargaan kepada AKBP Suharsi Kepala BNN Kota Mojokerto di hari Kartini. Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jatim menggelar upacara peringatan Hari Kartini, di halaman BNNP Jatim, Senin (22/4/2019) pagi. Upacara ini diikuti seluruh jajaran BNNP Jatim, termasuk para perempuan yang menjabat sebagai Kepala BNN Kota/Kabupaten di Jatim.

Tidak lagi berseragam, semua peserta upacara peringatan Hari Kartini ini mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah. Di akhir upacara, BNNP Jatim memberikan penghargaan kepada beberapa pegawai yang berprestasi dalam pengungkapan narkoba di Jatim.

Brigjen Pol Bambang Priyambodo Kepala BNNP Jawa Timur mengungkapkan, perempuan juga memiliki peran penting dalam mencegah narkoba. Perempuan dalam hal ini, tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi dan memberikan informasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba.

Selain mengemban fungsi BNN, lanjut dia, perempuan juga adalah Kartini dalam keluarganya. Dia harus melindungi keluarganya dari bahaya narkoba. Sebab, penyebab penyalahgunaan narkoba bisa saja karena faktor lingkungan disekitarnya.


"Bagi BNN, peran perempuan tidak henti-hentinya sosialisasi dengan mengemban fungsi BNN yaitu memberikan informasi tentang bahaya narkoba. Perempuan juga adalah Kartini bagi keluarganya. Dia harus bisa melindungi keluarganya dari bahaya narkoba. Momen Hari Kartini ini sekaligus kami gunakan untuk melestarikan budaya, yaitu menggunakan pakaian adat," kata Bambang.

Di lingkungan BNNP Jatim, kata dia, tidak sedikit para pegawainya adalah perempuan. Ada tiga perempuan yang menjabat sebagai kepala BNN daerah, di antaranya Kepala BNNK Batu, BNNK Mojokerto, dan BNN Kabupaten Kediri.

Selain dinilai sigap dalam bertugas, para kartini BNN ini juga banyak menorehkan prestasi dalam pengungkapan kasus narkoba. Salah satu yang hari ini mendapatkan penghargaan dari BNNP Jatim adalah AKBP Suharsi Kepala BNN Kota Mojokerto.

Pada akhir Maret lalu, Suharsi bersama anggotanya berhasil menangkap seorang kurir narkoba di pintu tol Mojokerto-Jombang. Suharsi menceritakan, saat itu dirinya sedang menjadi narasumber di sebuah acara. Tiba-tiba saja, dirinya mendapat telfon dari anggotanya terkait adanya aktivitas kurir narkoba dan mengharuskannya untuk ikut.

Tanpa berpikir panjang, Suharsi yang saat itu masih mengenakan baju kebaya langsung turun ke lapangan dan terpaksa undur diri dari acara. Baginya, waktu sangat menentukan terutama di kondisi yang cukup darurat itu.

Alhasil, pihaknya berhasil mengamankan satu pelaku kurir. Di tangan pelaku, petugas mengamankan ribuan pil ekstasi dan 3 ons sabu-sabu senilai Rp1,2 miliar. Menurutnya, tidak masalah perempuan terjun dalam dunia pemberantasan narkoba. Sebab, perempuan pun juga bisa garang saat melawan penjahat.

"Tidak ada masalah terjun dalam dunia pemberantasan. Justru perempuan bisa luwes dan juga bisa garang melawan penjahat. Saat itu ada 1.053 ekstasi dan sekitar 293 gram sabu-sabu yang berhasil kita amankan. Dengan demikian, ini bisa menyelamatkan generasi bangsa kita dari bahaya narkoba," kata dia. (ang/bid/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.