KELANA KOTA

Masyarakat Terus Berdatangan di Rumah Duka Ketua KPPS Kapas Madya Surabaya

Laporan Anggi Widya Permani | Kamis, 25 April 2019 | 13:20 WIB
Suasana duka masih menyelimuti rumah keluarga almarhum Sunaryo (58) Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2019 di TPS 13, Kelurahan Kapas Madya. Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Suasana duka masih menyelimuti rumah keluarga almarhum Sunaryo (58) Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2019 di TPS 13, Kelurahan Kapas Madya, Kecamatan Tambaksari yang meninggal dunia, pada Rabu (24/4/2019) kemarin.

Pantauan suarasurabaya.net di lokasi, mulai dari kerabat, tetangga, hingga rekan kerja almarhum masih terus berdatangan untuk menyampaikan ungkapan duka cita kepada keluarga. Tak terkecuali para murid yang juga merasa sangat kehilangan sosok Sunaryo.

Di mata mereka, Sunaryo adalah guru yang baik di SDN PLoso 5 Surabaya. Pengampu mata pelajaran pendidikan jasmani ini juga dikenal sangat dekat dengan murid-muridnya. Tak ayal, cukup banyak para murid yang bertakziah ke rumah duka, Kamis (25/4/2019).

Salah satunya Pinky yang pernah menjadi murid almarhum Sunaryo saat duduk di bangku kelas 5 SD. Meskipun kini sudah duduk di bangku SMP, dia mengaku tidak akan lupa dengan guru-guru SD nya, termasuk Sunaryo.


"Pak Sunaryo itu asik dan baik banget orangnya. Biasanya kan cerita-cerita atau curhat gitu sama teman-teman soal mata pelajaran. Pokoknya baik banget," kata Pinky usai bertakziah.

Tak hanya ungkapan belasungkawa dari masyarakat yang terus berdatangan, beberapa karangan bunga juga tampak berdiri di depan rumah duka. Karangan bunga itu datang dari Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya dan Whisnu Sakti Buana Wakil Wali Kota Surabaya.

Rencananya, Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya akan bertakziah ke rumah ketua atau anggota KPPS yang meninggal. Salah satunya adalah rumah almarhum Sunaryo. Rencana kedatangan Wali Kota Surabaya ini rupanya sudah diketahui pihak keluarga.

Pihak keluarga tampak masih menunggu Risma. Beberapa akses menuju ke rumah duka, juga tampak dijaga oleh beberapa anggota Linmas dan petugas Dishub. (ang/dwi/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.