KELANA KOTA

Seorang Petugas KPPS di Mojokerto Meninggal Akibat Sakit Setelah Bertugas

Laporan Agustina Suminar | Kamis, 25 April 2019 | 16:33 WIB
Kartu Petugas KPPS milik korban Bidaiyah. Almarhumah meninggal akibat sakit tepat sehari setelah bertugas karena kelelahan. Foto: Fuad Radio Maja FM
suarasurabaya.net - Satu lagi Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Jawa Timur, yang meninggal dunia akibat sakit setelah bertugas saat Pemilu Serentak 2019. Ia adalah Bidaiyah, anggota KPPS di TPS 08 Desa Bandar Asri, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Pujiono Ketua KPPS TPS 08 Desa Pandanasri, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto mengatakan, korban meninggal dunia pada Selasa (23/4/2019) lalu, setelah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Prof. Dr. Soekandar, Kota Mojosari.

Sebelum meninggal, tepat pada satu hari pasca bertugas dalam penyelenggaraan pemilu, korban sempat mengeluh pusing dan demam. Setelah itu, pagi sekitar pukul 09.30 WIB, ia dibawa ke RSUD Prof. Dr. Soekandar untuk mendapat perawatan.

"Korban sempat menjalani rawat inap di rumah sakit sejak Senin (22/4/2019) hingga akhirnya meninggal setelah pada Selasa (23/4/2019). Bidaiyah meninggal akibat kelelahan hingga mengalami tekanan darah tinggi," ungkapnya kepada Radio Maja Mojokerto, Kamis (25/4/2019).


Ayuhanafiq Ketua KPU Kabupaten Mojokerto juga membenarkan hal tersebut.

"Beliau meninggal sehari setelah melaksanakan tugasnya di TPS 08 Desa Bandarasri," kata Ayuhanafiq.

Korban telah dimakamkan di TPU Desa Bandar, Selasa (23/4/2019) sekitar pukul 13.00 WIB lalu.(fuad/tin/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.