KELANA KOTA

Raih Cum Laude, Anak Tukang Bersih-bersih Balai Desa Diwisuda

Laporan J. Totok Sumarno | Jumat, 26 April 2019 | 14:20 WIB
Anan bersama kedua orang tuanya. Foto: Humas Stikom Surabaya
suarasurabaya.net - Hidup dalam keterbatasan ekonomi tidak menghalangi Anan Pepe Abseno (21), mahasiswa S1 Teknik Komputer Stikom Surabaya, raih cum laude dan menuntaskan 3,5 tahun kuliahnya.

Tidak tanggung-tanggung, putra pasangan Karmadi dan Mamik Winarsih yang tinggal di Mojokerto ini, lulus dengan menggondol sertifikasi internasional MikroTik Certified Network Administrator (MTCNA), dan akan mengikuti wisuda Stikom ke 43, Sabtu (27/4/2019).

Karmadi (45) ayah Anan adalah petani dan Mamik Winarsih (41), ibunya bekerja sebagai tukang bersih-bersih sebuah balai desa di Mojokerto. Sejak duduk di bangku sekolah menengah kejuruan (SMK), Anan memang telah mengukir prestasi.

Anan pernah menjadi juara II dalam lomba Robotik tingkat Jawa Timur saat masih duduk di bangku SMK. Dan prestasi lain juga diukir saat Anan mulai kuliah, dengan prestasi selama 3 tahun berturut-turut menjadi anggota tim robot Stikom Surabaya yang melaju ke Kontes Robot Indonesia (KRI).


Tak hanya cerdas dibidang akademik, Anan juga cemerlang dalam bermusik serta bernyanyi. Itu dibuktikan di tahun 2016 dengan merebut dua penghargaan. Yaitu juara II tingkat Jawa Timur Lomba Akustik Unair dan juara III tingkat Jawa Timur dalam Lomba Akustik Graha Fairground.

Anan secara ekonomi keluarga memang masih belum bisa dianggap berkecukupan, dan itu semakin membuat tekadnya kuat menggapai masa depan lebih baik. "Saya ingin berprestasi, dan membuat orang tua bangga. Mudah-mudahan saya juga mampu melanjutkan pendidikan tanpa membebani mereka," kata Anan yang lahir tahun 1997 itu.

Anan tak hanya mendorong dirinya untuk terus berprestasi, tapi sesuai pesan ibunya, Anan mengaku juga ingin bisa memberikan manfaat yang positif kepada orang lain atau kepada masyarakat luas.

"Ibu pernah menyampaikan jika menjadi orang sukses harus mau membantu orang lain. Bila perlu kita yang harus menawarkan dan memberikan bantuan. Pesan itu masih selalu saya ingat agar di masa depan nanti menjadikan pribadi saya lebih baik," ujar Anan, Jumat (26/4/2019).

Ditengah kesibukan dan aktivitas kuliahnya, sulung dari dua bersaudara ini masih mampu memberikan les privat robot untuk anak-anak dan pelajar SMP. Anan juga menjadi trainer penelitian belia untuk anak SMA.

Program pelatihan ini digelar Dinas Pendidikan Surabaya tahun 2018 lalu. Anan berharap ketermapilan dan ilmunya tidak terbuang begitu saja dan bisa dibagikan serta memberikan manfaat bagi orang lain.

Sabtu (27/4/2019) Anan Pepe Abseno menjadi satu diantara wisudawan Stikom Surabaya ke 43, dan Anan tetap berharap bisa melanjutkan studinya ke jenjang lebih tinggi, serta akan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.(tok/dwi)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.