KELANA KOTA

Ratna Sarumpaet Akui Telah Empat Kali Jalani Operasi Plastik

Laporan Dwi Yuli Handayani | Selasa, 14 Mei 2019 | 12:50 WIB
Ratna Sarumpaet saat memberikan keterangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2019). Foto: Antara
suarasurabaya.net - Ratna Sarumpaet, terdakwa kasus penyebaran berita bohong mengakui telah menjalani operasi plastik sebanyak empat kali.

"Saya sudah operasi empat kali," kata Ratna saat memberikan keterangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (14/5/2019).

Ratna mengatakan bahwa dirinya mulai operasi plastik sejak berusia 45 tahun.

Ratna menceritakan bahwa awalnya merasa malu untuk mengakui bahwa dirinya akan melakukan operasi plastik, walaupun sudah melakukannya beberapa kali.


"Pada awalnya saya berniat untuk operasi plastik sedot lemak, walaupun saya sudah beberapa kali melakukan hal itu. Mungkin karena saya merasa sudah ada umur dan saya malu, saya berusaha menutupi. Waktu saya berangkat mau ke bina estetika saya bilang ke Bandung," kata Ratna, seperti dilansir Antara.

Ia juga mengatakan bahwa keempat operasinya tersebut berhasil. Hanya saja efek pasca operasi terakhirnya agak sedikit berbeda dengan operasi-operasi sebelumnya.

"Kalo sebelum yang terakhir ini, ketika hari ke 3 sudah bagus" katanya.

Namun di operasi ke empat, terjadi efek pasca operasi yang berbeda dari sebelumnya yang membuat wajah Ratna lebam.

"Dokter mengatakan dampak berbeda-beda pada setiap orang tergantung kondisi, jadi saya pikir saya tidak perlu komplain. jadi bisa saja berubah," ujar Ratna.

Dengan kondisi muka yang lebam pasca operasi, Ratna terpaksa harus pulang karena ada beberapa jadwal yang harus diikuti dan mulai menceritakan kepada 2 anaknya dan beberapa orang stafnya bahwa dirinya dianiaya.

"Saya tidak tau apa sebabnya saya harus mencari alasan. Saya panik mungkin, itu di luar kebiasaan saya," katanya. (ant/dwi/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.