KELANA KOTA

Kericuhan di Dekat Gedung Bawaslu Mulai Bisa Dikendalikan

Laporan Farid Kusuma | Rabu, 22 Mei 2019 | 22:43 WIB
Suasana kericuhan yang tengah ditangani aparat kepolisian di dekat Gedung Bawaslu Jakarta Pusat. Foto: Farid suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Aparat kepolisian yang bertugas menjaga keamanan di sekitar Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Pusat, berhasil mengendalikan situasi.

Aksi massa yang berlangsung dari siang sampai malam hari ini, bisa diurai. Cuma sisa segelintir orang yang masih berupaya melakukan perlawanan.

Pantauan suarasurabaya.net di lokasi, aksi massa yang awalnya damai, berubah jadi ricuh selepas waktu berbuka puasa. Puncaknya, terjadi sekitar pukul 20.10 WIB, yang dipicu aksi lemparan botol minuman, petasan, dan bom molotov.

Pukul 21.30 WIB, dua unit mobil water canon mulai menembakkan air bertekanan tinggi ke arah kelompok massa pelaku kericuhan yang ada di sebelah timur dan barat Gedung Bawaslu.


Lima menit kemudian, Polisi bersenjata laras panjang keluar dari Gedung Bawaslu dan langsung mengeluarkan tembakan peringatan ke udara.

Lalu, sekitar 50an polisi bersenjata laras panjang mengarahkan tembakan ke pelaku kericuhan yang jumlahnya tidak lebih dari 30an orang.

Tapi, begitu tembakan dengan peluru karet itu berhenti, para pelaku kericuhan yang rata-rata anak muda, kembali melempari aparat kepolisian dengan batu, botol air minum, petasan dan bom molotov.

Pantauan di lokasi, ada dua orang personel Brimob yang harus mendapatkan perawatan medis karena terkena gas air mata, serta faktor kelelahan.

Karena, Pasukan Anti Huru Hara yang ada di sini sudah mulai bertugas sejak kemarin, Selasa (21/5/2019). Mereka makan dan istirahat sekadarnya di jalanan dekat Gedung Bawaslu.

Sampai pukul 22.00 WIB, aparat kepolisian tetap bertahan, dan sesekali membalas dengan melepaskan tembakan gas air mata.

Pukul 22.05 WIB, para pelaku kericuhan bisa didorong mundur ke arah Tanah Abang dan arah Jalan Sabang, Jakarta Pusat. Lalu, aparat membuat blokade di perempatan Jalan MH Thamrin.

Seorang pelaku kericuhan yang terus menyerang aparat tertangkap dan langsung diamankan ke kantor polisi dekat Bundaran Hotel Indonesia.

Sampai sekarang, aparat kepolisian dan TNI masih berkumpul di sekitar lokasi, mengantisipasi kelompok massa yang kembali ingin membuat kericuhan. (rid/dwi)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.