KELANA KOTA

Bottleneck Setelah Underpass Karanglo Akan Teratasi Sebelum Lebaran

Laporan Denza Perdana | Jumat, 24 Mei 2019 | 19:17 WIB
Uji coba overpass Karanglo, Malang telah dilakukan mulai Selasa (5/3/2019) pukul 06.00 WIB ini. Foto: Rizky Arief via @e100ss
suarasurabaya.net - Penyempitan jalur (bottleneck) setelah underpass atau jalan bawah tanah Karanglo, Malang, akan segera teratasi pada H-7 Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah. Pengaspalan jalan di depan GOR dan Hall Unggul, Karanglo terus dikebut.

Pagar bangunan Gelanggang Olahraga sekaligus Hall Unggul yang biasa dimanfaatkan untuk pernikahan, yang ada di sisi Selatan underpas itu dianggap menjadi sumber penyempitan jalan setelah underpass menuju Kota Malang.

Agung Hari Prabowo Kepala Bidang Perencanaan dan Pemantauan BBPJN VIII mengatakan, pagar bangunan Unggul itu sudah dibongkar dan sudah mulai diaspal oleh pengelola underpass, PT Jasa Marga Pandaan-Malang (JPM).

"Diharapkan mulai H-7, pelebaran jalan di depan Unggul itu sudah bisa dirasakan oleh masyarakat yang melewati," ujar Agung pada Jumat (24/5/2019).


Menurutnya, pembongkaran pagar bangunan di sepanjang 70 meter itu menjadi solusi paling efektif. Agung mengatakan, BBPJN VIII berharap, akses underpass Karanglo di wilayahnya itu bisa semakin lancar.

"Paling tidak nanti bisa mengurangi kemacetan di situ. Itu, kan, baru 70 meter (yang akan dibebaskan) ke arah Malang. Kami berharap H-7 sudah lebar, walaupun badan jalan belum sempurna," bebernya.

Agus Tri Antyo Humas PT JPM mengatakan, pengerjaan underpass Karanglo memang sedang dikebut. Termasuk jalur ke arah Kota Malang yang masih pengerjaan pemerataan pagar.

"InsyaAllah bisa segera digunakan. Di Unggul saat ini sedang dirapikan, mudah-mudahan pada H-10 sudah diaspal," kata Agus.

Ditargetkan pada H-10 lebaran seluruh pengerjaan underpass dan jalur pendukungnya sudah selesai. Dengan demikian, pengguna jalan bisa memanfaatkan underpass itu di masa mudik lebaran.(den/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA