KELANA KOTA

Gunung Agung Erupsi Lontarkan Lava Pijar Hingga 3 Kilometer

Laporan Agustina Suminar | Sabtu, 25 Mei 2019 | 07:14 WIB
Gunung Agung. Foto: Antara
suarasurabaya.net - Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali erupsi pada Jumat (24/5/2019) pukul 19.23 Wita dengan memuntahkan lontaran lava pijar sejauh 2,5 hingga 3 kilometer ke segala arah.

"Iya telah terjadi erupsi. Tinggi kolom abu tidak teramati, namun, terdengar suara gemuruh sedang-kuat di Pos Pengamatan," kata I Made Rentin Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali di Denpasar, Jumat (24/5/2019) malam.

Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi 4 menit 30 detik. Meskipun Gunung Agung kembali erupsi, saat ini status gunung tertinggi di Pulau Bali itu masih pada status Level III (Siaga).

Berdasarkan laporan dari relawan Pasebaya yang dilansir Antara, erupsi yang terjadi malam ini tidak ada tanda-tanda awal akan meletus. Ketika api sudah keluar baru ada peningkatan seismogram. Titik api juga masih terlihat membakar semak belukar


Dampak erupsi pukul 19.23 Wita tadi, ada beberapa daerah di Kabupaten Karangasem yang terpapar hujan abu dan pasir tebal yakni Desa Pempatan, Desa Besakih, Desa Menanga, Desa Sebudi, Desa Muncan, Desa Amerta Bhuana, Desa Nongan, Desa Rendang dan beberapa wilayah di Kabupaten Bangli.

Rentin mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Agung agar tidak beraktivitas di radius 4 kilometer dari kawah puncak. Zona perkiraan bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual/terbaru.

Selain itu, masyarakat diminta agar melengkapi diri dengan masker jika keluar rumah dan senantiasa mengikuti informasi serta arahan dari petugas.

"Tingkatkan kesiapsiagaan. Jika terjadi erupsi yang lebih besar, maka masyarakat harus melakukan evakuasi secara teratur sesuai rencana evakuasi yang telah disepakati. Jangan panik, tetap tenang, dan mari berdoa agar kita semua selalu dalam lindungan Hyang Widhi (Tuhan)," ucap Rentin.(ant/tin)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA