KELANA KOTA

Dishub Jatim Pastikan Jalur Tol Aman Terkendali Jelang Arus Mudik 2019

Laporan Agustina Suminar | Senin, 27 Mei 2019 | 10:30 WIB
Teras Dipa 678, salah satu rest area di Karang Dagangan, Kecamatan Bandar Kedung Mulyo (Mojokerto-Jombang). Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur memastikan arus mudik 2019 di Jatim aman untuk pemudik, karena pihaknya telah melakukan persiapan dan upaya antisipasi. Bahkan sebanyak 4000 personil akan mulai diterjunkan mulai H-7 dan H+7 lebaran.

Menurut Raden Bagus Fattah Jasin Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jatim, diperkirakan akan terjadi kenaikan jumlah penumpang sebesar 2-5 persen pada lebaran kali ini. Kenaikan itu tersebar bagi penumpang yang ingin menggunakan transportasi darat, laut maupun udara.

Untuk jalur darat, pihaknya mengaku melakukan konsentrasi lebih para jalur tol trans jawa yang menjadi jalur alternatif mudik tahun ini. Ia juga mengaku telah melakukan evaluasi di titik-titik exit tol khususnya di perbatasan antar kabupaten/kota.

"Hal ini disiasati dengan didirikan rest area-rest area karena perjalanan jauh dari Jakarta. Termasuk antisipasi jika terjadi insiden, ada helipad-helipad di daerah-daerah tertentu untuk mengevakuasi. Di pintu-pintu tol exit perbatasan kabupaten/kota juga kita telah minta rumah sakit terdekat untuk menyiapkan ambulans," kata Fattah Jasin kepada Radio Suara Surabaya, Senin (27/5/2019).


Selain itu, pihaknya juga telah memaksimalkan ketersediaan musholla agar para pemudik dapat nyaman beristirahat dan beribadah. Begitu juga dengan tempat bermain bagi anak-anak.

"Kita telah memastikan kenyamanan dan ketersediaan musholla di rest area seperti permintaan Bu Gubernur dan tempat bermain anak-anak," ujarnya.

Sedangkan untuk sistem kontraflow yang berlaku di beberapa daerah, Fattah Jasin menegaskan bahwa sistem itu tidak akan diberlakukan di Jatim. Ini dikarenakan pemudik yang berasal dari arah barat akan mulai terurai jika telah sampai wilayah Jawa Timur.

"Yang riskan itu pemudik dari exit Jakarta yang bergerak ke timur ke pintu-pintu keluar Jakarta. Sedangkan jika kita sudah di Jateng atau Jatim akan lancar. Jadi tidak ada contraflow di Jatim," tambahnya.

Ia juga mengingatkan kepada pemudik untuk mengatur batas kecepatan karena derasnya kendaraan yang akan menggunakan jalur tol trans jawa.(tin/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.