KELANA KOTA

Penumpang Kapal Laut Pada Musim Lebaran Meningkat 31 Persen

Laporan Anggi Widya Permani | Senin, 10 Juni 2019 | 12:53 WIB
Pemudik di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (1/6/2019). Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Arus penumpang kapal laut pada musim libur Lebaran 1440 H tahun ini mengalami peningkatan apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Ini terpantau sejak H-15 hingga H+3 Lebaran kemarin.

Berdasarkan data Pelindo III, sampai saat ini jumlah penumpang mencapai 338.130 orang atau meningkat 31 persen dari periode yang sama tahun 2018 yang sebanyak 257.211 orang.

Wilis Aji Wiranata VP Corporate Communication Pelindo III mengatakan, pada puncak arus mudik yang terjadi H-6 lebaran kemarin, tercatat jumlah penumpang mencapai 31.369 orang.

"Kalau puncak arus balik kami prediksi akan terjadi pada H+6 Lebaran atau 11 Juni besok," kata Wilis, Senin (10/6/2019).


Wilis juga mengungkapkan, bahwa kontribusi terbesar dari hari puncak arus mudik pada H-6 adalah di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yakni sebanyak 17.354 penumpang. Kemudian di Pelabuhan Banjarmasin sebanyak 2.557 penumpang dan di Pelabuhan Kalianget Madura sebanyak 1.239 penumpang.

"Selain itu, H-3 Lebaran 1440 H tampaknya juga menjadi hari pilihan pemudik. Itu terlihat dari ramainya arus penumpang di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dengan 7.374 penumpang. Kemudian pada hari yang sama yang juga ramai yaitu di Pelabuhan Bima dengan 2.553 penumpang, Pelabuhan Waingapu dengan 1.318 penumpang, dan Pelabuhan Kalabahi dengan 1.241 penumpang. Pada H-3 secara total terdapat 29.727 penumpang," jelasnya.

Para pemudik penumpang kapal laut yang tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, lanjut dia, paling banyak datang dari Pelabuhan Balikpapan dengan 22.795 orang, Pelabuhan Makassar dengan 21.195 orang, dan Pelabuhan Banjarmasin 18.399 orang.

Sedangkan untuk pemudik yang tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang kebanyakan berlayar dari Pelabuhan Kumai dengan 13.792 orang, Pelabuhan Sampit dengan 9.574 orang, dan dari Pelabuhan Pontianak dengan 3.643 orang.

Wilis menambahkan, telah terjadi pergeseran hari puncak arus mudik. Jika pada pada tahun sebelumnya terjadi pada H-2 Lebaran dengan 31.905 orang, maka pada tahun ini terjadi jauh sebelumnya yakni pada H-6 dengan 31.369 orang.

"Koordinasi pelayanan dari Pemerintah, Kesiapan infrastruktur transportasi, para operator pelayaran, dan pelabuhan, serta adanya beberapa program mudik yang diadakan pemerintah daerah, BUMN termasuk Pelindo III, dan swasta menjadi faktor yang membuat mudik tahun ini relatif lebih lancar," ungkapnya.

Program Mudik Bersama BUMN 2019 yang diadakan oleh Pelindo III juga ramai diikuti para pemudik. Untuk tiket kapal laut gratis dari beberapa pelabuhan di Kalimantan ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Tanjung Emas Semarang di Jawa, semula disiapkan 2.000 tiket dan kemudian membludak hingga 2.100 tiket kapal Pelni gratis.

Kemudian untuk tiket bus Damri gratis juga diikuti oleh lebih dari 20 ribu pemudik dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Tanjung Emas Semarang ke berbagai kota tujuan kampung halaman. (ang/tin/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.