KELANA KOTA

Dishub Jatim Akan Evaluasi Jalur Padat Mudik Lebaran 2019

Laporan Denza Perdana | Kamis, 13 Juni 2019 | 12:34 WIB
Ilustrasi. Grafis: Purnama suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Meski Tol Trans Jawa telah tersambung dan sejumlah tol seperti Pandaan-Malang sudah bisa dilewati pada Arus Mudik Lebaran 2019 ini, Dinas Perhubungan Provinsi Jatim mengakui masih ada sejumlah titik kepadataan kendaraan di Jawa Timur.

"Kemacetan itu tidak bisa dihindari, tetapi sudah tidak begitu parah. Jadi, keluar masuk tol saja yang agak antre, tapi tidak sampai stagnan seperti beberapa tahun lalu," kata Fattah Jasin Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Kamis (13/6/2019).

Ada sejumlah titik keluar-masuk tol yang menurut Fattah perlu dievaluasi. Salah satunya exit tol Singosari yang menurutnya lalu lintas kendaraan ke Malang dan Batu memang menjadi satu di titik di lokasi ini.

"Tapi dengan adanya underpass sudah lumayan. Sudah lebih banyak terurai," ujarnya.


Selain itu, ada beberapa titik keluar-masuk tol lain yang akan dia evaluasi, yakni di wilayah Madiun, dan satu yang menurutnya tidak dia duga-duga terjadi, adalah exit tol Probolinggo Timur.

"(Exit tol Probolinggo) Paling ujung. Itu luar biasa. Ya, ini akan menjadi bahan evaluasi kami dengan operator, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT). Mungkin bisa menambah pintu, seperti permintaan di kabupaten Magetan. Karena di sana banyak objek wisata," ujarnya.

Fattah juga memungkinkan, pada evaluasi nanti bisa dengan menambah pintu atau gerbang tol miring seperti di porong, masuk ke Pandaan. Menurutnya, gerbang tol miring ini sangat efektif.

Untuk jalur arteri, Fattah menilai kemacetan yang terjadi di sejumlah jalur di wilayah Madura sebagian besar karena faktor keberadaan pasar tumpah. Meski demikian, volume kendaraan di jalur ini memang tidak terprediksi.

Selain itu, dia juga akan mengevaluasi kembali sejumlah pengaturan lalu lintas di Jalur Mengkreng meski sudah tidak terlalu banyak yang harus dievaluasi. Saat ini, kata Fattah, kemacetan di Mengkreng sudah tidak sampai berjam-jam.(den/dwi/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.